Kadisdik Aceh: Pemkab Perlu Samakan Persepsi Bangun Pendidikan

32

SANTERDAILY.COM | KUALA SIMPANG.  Dalam upaya membangun mutu pendidikan khususnya di Provinsi Aceh untuk menuju “Aceh Carong,” meningkatkan mutu pendidikan diperlukan menyamakan persepsi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan  (Kadisdik)  Aceh, Syaridin, M.Pd usai melakukan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Langsa, Drs. Marzuki Hamid, MM dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin, ST.

Pertemuan Kadisdik Aceh dengan Wakil Wali Kota langsa dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, ketika Kadisdik Aceh dan rombongan melakukan kunjungan kerja  silaturahmi ke lintas Timur-Aceh (Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang) selama beberapa hari sejak tanggal 23 hingga 26 Juni 2018.

Dalam kesempatan itu, Kadisdik Aceh turut didampingi Tenaga Ahli Bidang Pendidikan, Drs, Bakhtiar Ishak, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli, S.Pd, M.Pd, Kepala Bidang Pembinaan SMK,  Miftahuddin, M.Pd.

Syaridin mengatakan meski Undang-Undang nomor 23 tahun 2014, pelimpahan wewenang pengelolaan SMA/SMK ke provinsi, namun ia menyatakan perlu dukungan semua pihak untuk membangun pendidikan di Aceh.

“Perlu dukungan dari semua pihak termasuk Pemerintah Daerah. Tentunya saya berharap mari bersama-sama kita  membangun pendidikan Aceh ke arah yang lebih baik,” ujar Syaridin.

Disdik Aceh, ujar Syaridin, berupaya membangun pendidikan Aceh secara bersama-sama dengan kabupaten/kota yang ada di seluruh Aceh. Apalagi, Pemerintah Aceh akan memiliki Kantor Cabang Dinas di 20 Kabupaten/Kota.

“Nantinya akan ada perkantoran administrasi Cabang Dinas di 20 Kabupaten/Kota. Karena itu, diharapkan kita dapat secara bersinergi membangun dunia pendidikan. Mari kita libatkan satuan pendidikan di SMA dan SMK setiap ada kegiatan di daerah, baik itu gotong royong maupun lainnya.”

Syaridin menjelaskan, dalam pembangunan sektor pendidikan tersebut, nantinya kedua lembaga tersebut akan terus berkoordinasi terhadap berbagai program yang akan dijalankan. Artinya, perlu kesamaan persepsi antara Pemerintah Aceh dengan kabupaten/kota untuk saling melibatkan. Sehingga  diharapkan  berbagai program yang dijalankan akan dicapai sesuai dengan target.

Lebih lanjut Syaridin menilai, tidak ada perbedaan antara lembaga pendidikan yang dikelola oleh Disdik Aceh dengan Disdik Kabupaten/Kota. ”Semua kita harus sepakat untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan mutu pendidikan di provinsi ini,” sambungnya.

Syaridin menambahkan, dengan adanya sinergitas antara provinsi dengan kabupaten/kota, maka upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan generasi terbaik bangsa di bumi Serambi Mekah akan terwujud sejak dini hingga kelak.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Langsa, Drs. Marzuki Hamid, MM dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin, ST, mengapresiasi dan menyatakan dukungannya atas langkah yang ditempuh Kadisdik Aceh.

“Kita siap fasilitasi apapun yang diperlukan untuk mewujudkan generasi terbaik bangsa akan kita dukung, termasuk jika dibutuhkan lahan untuk pembangunan kantor Cabang Dinas di Kota Langsa,” kata Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin, ST.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here