Walikota Banda Aceh Isi Seminar Nasional di Jakarta

1081

SANTERDAILY.COM | JAKARTA – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman diundang untuk menjadi pembicara pada Seminar Nasional Masyarakat Sipil Indonesia untuk SDGs 2018 “Konsolidasi Pemangku Kepentingan dalam Pelaksanaan dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia”.

Acara yang digelar oleh International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) bersama dengan Koalisi Perempuan Indonesia dan Oxfam di Indonesia serta didukung oleh Uni Eropa ini berlangsung di Ballromm Mezanine, Hotel Aryaduta, Jakarta.

Acara seminar dipandu moderator Meuthia Ganie Rochman dari Universitas Indonesia, Wali Kota Aminullah mengisi diskusi pleno dua bersama dua kepala daerah lainnya yakni Bupati Pangkajene dan Kepulauan Syamsuddin A Hamid Batara serta Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet.

Dalam presentasinya, Aminullah menyatakan Banda Aceh sangat komit dalam upaya mencapai 17 tujuan SDGs yang telah dicanangkan oleh PBB sebagai agenda dunia pada 2015 silam. “Ke-17 tujuan SDGs tersebut terangkum dalam visi Banda Aceh 2017-2022 ‘Terwujudnya Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah’ berikut tujuh misi pemerintahan kami.”

Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya telah menetapkan sejumlah rencana aksi, membentuk tim koordinasi yang melibatkan seluruh SKPK, akademisi, dan juga para pelaku usaha. “Kami juga menyiapkan anggaran khusus untuk mencapai SDGs. Pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat juga terus kami lakukan,” ujarnya.

Adapun inovasi yang telah ia jalankan antara lain membentuk suatu lembaga keuangan mikro syariah PT Mahira Muamalah Syariah (MMS) untuk membantu permodalan bagi para pelaku usaha kecil. “Lembaga ini murni bersistem syariah -senafas dengan penerapan syariat Islam di Aceh.”

“Pembentukan lembaga ini juga merupakan salah satu upaya kami untuk membasmi praktik rentenir yang sebelumnya kerap menjerat pengusaha atau pedagang kecil di Banda Aceh,” sambung Aminullah.

Selain itu, beberapa waktu yang lalu, dirinya juga telah meluncurkan santunan kematian dan bantuan paket persalinan lengkap bagi setiap warga Banda Aceh. “Santuan kematian Rp 3 juta kami berikan bagi setiap warga yang meninggal dunia untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here