Dekranas Aceh Besar Gandeng Bank Indonesia Kembangkan Kembali Tenun Songket

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Aceh Bersama Dekranasda Aceh Besar menggelar kegiatan Seminar Industri Kerajinan Tenun dalam rangka untuk membangkitkan kembali sektor industri tenun songket, di Ruang Auditerium Bank Indonesia, kamis (11/4/2019)

Ketua Dekranas Aceh Besar, Rahmah Abdullah, menjelaskan, Tenun songket di Aceh Besar sebenarnya sudah memiliki khasnya sendiri dari segi warna dan pernah berjaya pada era 1970-an, salah satunya perajin Nyak Mu di Desa Siem Kecamatan Darussalam. Nyak Mu telah mewariskan keahliannya kepada para penenun dari berbagai daerah seperti Aceh Timur, Aceh Jaya, Aceh Besar dan Banda Aceh.

Read More

“Tapi sayang, dimana regenerasi perajin tenun tidak ada yang minat untuk meneruskannya, maka dari itu Dekranasda Aceh Besar bersama Bank Indonesia mengelar seminar industri untuk membangkitkan kembali kerajinan tenun songket di Aceh Besar,”

Selain itu, ia juga berharap, mudah-mudahan dengan seminar ini para perajin dapat menambah wawasan dan pemahaman tentang industri kerajinan tenun songket.

” Pihak Dekranas Aceh Besar terus mensuport para perajin untuk dapat mengembangkan keterampilan menenun dan menghasilkan tenun yang berkualitas menurut selera pasar modern dan tetap memperlihatkan khas dari Aceh Besar,” pintanya

Sementara itu, kepala Bank Indonesia, Zainal Arifin, mengatakan, Kami melaksnakan program seminar industri kerajinan tenun songket dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya yaitu Cita Tenun Indonesia (CTI)

CTI sendiri sudah sejak lama bergelut dibidang pembinaan perajin tenun di indonesia, telah banyak para perajin tenun yang mampu meningkatkan kapasitas dan produktivitasnya.

“Tujuan melaksanakan seminar adalah untuk memberikan gambaran dan wawasan kepada perajin agar mengetahui seluk beluk industri tenun songket agar nanti dapat meniru dan mereplikasi kesuksesan para perajin tenun,” katanya

Ia berharap, dengan seminar ini dapat menumbuhkan semangat perajin untuk melestarikan kembali klaster tenun songket di aceh besar.

 

Related posts