Ka Balitbang Kemendikbud : Pendidikan Adalah Upaya Mengolah Hati, Pikiran, dan Tubuh

947

SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH—Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Ka Balitbang) Kementerian dan Pendidikan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Dr Totok Suprayitno PhD membuka secara resmi gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, pada Sabtu (20/4/2019) bertempat di halaman kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh.

Dr Totok dalam sambutannya mengapresiasi provinsi Aceh yang punya komitmen dalam membangun pendidikan. “Aceh termasuk dalam tujuh provinsi yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ini merupakan komitmen menjaga untuk jujur,” ungkapnya.

“Kejujuran tidak diajarkan namun dicontohkan. Pendidikan adalah upaya untuk mengolah hati, pikiran, dan tubuh,” jelasnya mengutip petuah dari Ki Hajar Dewantara.

Lebih lanjut Dr Totok menambahkan kalau pendidikan di hilir tidak bersih ke hulu juga demikian. Oleh karena itu pendidikan yang baik dan berkarakter dimulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Itu harus bersih dari segala kontaminasi,” tegasnya.

Kadisdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg yang turut hadir saat dimintai keterangannya mengungkapkan, apa yang disampaikan Ka Balitbang Kemendikbud ini sejalan dengan apa yang sudah diterapkan di Aceh Besar dengan program Sistem Pendidikan Terpadu (SPT). “Program yang memadukana kurikulum Nasional dengan kurikulum lokal yang menekankan pada pembinaan karakter dan diniyah, serta tahfizul quran,” terangnya.

Sementara itu kepala LPMP Aceh, Dr H  Muslihuddin MPd mengatakan untuk meningkatkan mutu pendidikan perlu kebersamaan semua pihak. Puncak acara pada hari ini adalah Rembuk pada 30 April 2019 mendatang yang turut dihadiri Bapak Dirjen. Ini menjadi barometer Aceh bisa bangkit, “maju bisa berubah” (moto LPMP Aceh).

“Kekuatan ini harus kita satukan, kalau tidak kita tidak bisa bersaing dengan provinsi lain. Dalam kesempatan itu kepala LPMP Aceh juga mengapresiasi Kadisdikbud Aceh Besar yang selalu siap dan sigap bila disampaikan untuk menghadiri acara, seperti hari ini,” ungkapnya.

“Stakeholder pendidikan harus meningkatkan pelayanan dan keteladanan, karena tanpa keteladanan omong kosong peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya.

Panitia pelaksana, Kepala BPNB Aceh, Irini Dewi Wanti MSP dalam laporannya mengatakan kegiatan Gebyar Hardiknas 2019 ini berlangsung 20-24 April 2019 dengan beberapa kegiatan di antaranya, pameran buku dan bazar buku murah, lomba cerdas cermat, lomba mendongeng, lomba vocal group, lomba mewarnai, dan lomba membaca naskah lama.

“Kegiatan ini kepanitian bersama lima satker, BPNB Aceh, LPMP Aceh, BP PAUD dan Dikmas, BPCB Aceh, dan Balai Bahasa Aceh,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris Balitbang Kemendikbud, Dadang Sudianto MA, Kepala BPCB Aceh, Bambang Sakti Wiko, MSi, Kepala Balai Bahasa Aceh, Dr Abdul Muis, Kepala BP PAUD dan Dikmas Aceh, As’ari SPd MPd dan para kabid dan kasi serta staf dari instansi terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here