Kadisdikbud Kukuhkan Operator Dapodik Kecamatan se-Aceh Besar

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR-Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gelar pelatihan Perceptan Dapodik dan pengukuhan Operator KK-Datadik Kecamatan di lingkungan Aceh Besar untuk SD/SMP, di Aula SMK Al-Mubarkeya, 30 September s.d 01 Okober 2019.

Kegiatan Pelatihan percepatan Dapodik digelar dalam rangka meningkatkan percepatan data pokok pendidikan dan validasi data kelembagaan untuk Output layanan data dan informasi sebagai penunjang dapodik pada satuan pendidikan serta penerapan sistem Informasi Manajemen Pendidikan Pengelolaan Dapodik jenajng SD dan SMP yang dilaksanakan dibawah KK-Datadik Kabupaten pada sekolah Negeri/Swasta dalam wilayah Aceh Besar.

Read More

Sekdisdikbud Aceh Besar, Fata Muhammad, S.Pd.I.,MM pada hari pertama membuka pelatihan menyampaikan dapodik merupakan nyawa adminitrasi sekolah.

‘’Program pendidikan yang tepat pada sasaran, maka dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date. Maka dengan adanya data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date maka seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan’’, jelas Fata Muhammad.

Pelaksanaan Pelatihan Percepatan Dapodik (30/09) dihadiri oleh seluruh operator SD 211 peserta. Dilanjutkan pada selasa (01/10) yang dihadiri oleh Operator SMP dan seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP se-Aceh Besar, Kadisdikbud Aceh Besar, Dr. Silahuddin, M.Ag., pada ksesempatan tersebut juga mengukuhkan operator KK-Datadik kecamatan se-Aceh Besar berjumlah (23) orang yang berperan membantu tugas OPS dalam pengisian Dapodik. Operator KK-Datadik kecamatan juga berfungsi untuk memferivikasi dan memvalidasi data dapodik di bawah binaannya.

Dalam sambutannya, Dr. Silahuddin menyampaikan kepala sekolah senantiasa memperhatikan kesejahteraan operator, disamping mengontrol guna mendapatkan data yang valid.

Menurutnya kepedulian kepala sekolah terhadap operator merupakan kesuksesan dalam pengisian dapodik pada sekolah, maka dituntut untuk berkoordinasi antara kepala sekolah dan operator.

‘’kepada seluruh kepala sekolah agar bekerjasama dengan operator dalam memferivikasi dan memvalidasi data dapodik’’, ungkapnya.

Sebelumnya, Safrizal, S.Sos., Ketua KK-Datadik selaku panitia pelaksana melaporkan 286 peserta mengikuti pelatihan diantaranya operator SD 211 dan Operator SMP 75 selama dua hari.

Safrizal, S.Sos., juga selaku kasubag Penyusunan Program dan Pelaporan Disdikbud berharap, dengan pelatihan percepatan dapodik ini dapat membantu operator sekolah dalam pengisian dapodik dengan valid dan benar. Dibentuknya TIM KK-Datadik kecamatan dapat mengatasi kendala pengisian dapodik oleh operator sekolah.

Narsumber dalam pelatihan percepatan dapodik diisi oleh Dr. Silahuddin, M.Ag., dengan materi kebijakan pendataan pendidikan, dan Fata Muhammad, S.Pd.I.,MM dengan materi strategi percepatan pendataan Dapodik, Drs. Imran dengan materi pemanfaatan data dapodik, Safrizal, S.Sos., dengan materi data dapodik untuk perencanaan, Abdul Rahman, SE., denga materi pemanfaatan dapodik untuk PIP, serta pemaparan materi teknis dapodik oleh TIM KK-Datadik Kabupaten Afdhal dan Faisal, ST.

Related posts