Kasi Ditlantas Polda Aceh : Penyebab Kecelakaan ada Empat Faktor

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Kasi Tindak Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh, AkP Mujibussalim bertindak sebagai pembina upacara pada Senin (7/10/2019) di SDN Lamteungoh kecamatan Ingin Jaya.

Dalam kesempatan itu turut juga hadir Kadisdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg dan tiga anggota lainnya, Aiptu Yani Lubis, Bripka Verry Almarthin, dan Bripka Hafas Marinata, serta komite sekolah, Drs Zaini K.

AkP Mujibussalim dalam amanatnya menyampaikan kegiatan sosialisasi ketertiban berlalu lintas ini melalui momen pembina upacara pada hari senin merupakan program tahunan. “Pada tahun 2018 kami fokus di sekolah-sekolah di Banda Aceh, sedangkan pada tahun 2019 ini ke daerah Aceh Besar,” ujarnya.

Mujibussalim menambahkan setelah dilakukan sosialisasi ada kecenderungan penurunan tingkat kecelakaan hingga 30 % di jalan raya. “Ini membuktikan kesadaran berlalu lintas yang baik dan tertib dari warga semakin meningkat, “ungkapnya.

Menurutnya ada empat faktor penyebab kecelakaan di jalan raya, yany pertama : manusia (supir), sering terjadi supir mengantuk, kebut-kebutan, ingin cepat sampai dan lain-lain.

Yang kedua karena faktor kendaraan, terjadinya penambahan motor yang begitu signifikan, dalam satu bulan bisa mencapai 12 ribu unit, bahkan bila mendekati lebaran bisa mencapai 22 ribu unit.

Yang ketiga karena faktor jalan, fasilitas jalan sudah mulus namun belum seluruhnya dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas sehingga membahayakan para pengguna jalan.

Sedangkan yang keempat karena faktor cuaca, ini terjadi karena cuaca yang ekstrim, jalanan berkabut, tanah longsor, angin badai, dan hujan kadangkala bisa membahayakan pengguna jalan apabila kurang berhati-hati.

Kadisdikbud Dukung Sosialisasi Kesadaran Berlalu lintas

Kadisdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg yang ikut bersama-sama pada upacara di SDN Lamteungoh, Ingin Jaya menyambut baik kegiatan yang dilakukan pihak Ditlantas Polda Aceh dalam rangka mensosialisasikan kesadaran berlalu lintas kepada para siswa.

Silahuddin mengharapkan kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan di sekolah-sekolah yang lain. “Di samping sosialisasi mengenai kesadaran berlalu lintas yang baik, Disdikbud Aceh Besar juga sudah akan bekerjasama dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Related posts