3 Organisasi Penggerak Teken MOU dengan Disdikbud Aceh Besar

  • Whatsapp

Aceh Besar – Sebanyak 3 (tiga) organisasi penggerak sudah menanda tangan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Disdilbud Aceh Besar dalam rangka kegiatan Program Organisasi Penggerak (POP) yang diluncurkan Kemendikbud.

Ketiga organisasi penggerak itu terdiri atas, Yayasan Al ‘Azzam, Yayasan Pionir Nusantara, dan Yayasan Gradasi.

Read More





Yayasan Al ‘Azzam penandatangan MOU dilakukan pada 30 November 2020 lalu di Kota Jantho. Sasaran organisasi ini untuk 20 sekolah jenjang SMP dengan total peserta 200 orang.

Sementara untuk Yayasan Pionir Nusantara dan Yayasan Gradasi penandatangan MOU dilakukan pada Kamis, (10/12/2020) di Gedung Dekranasda, Ingin Jaya.

Untuk yayasan Pionir menyasar jenjang SD di Kecamatan Baitussalam sebanyak 5 sekolah, sedangkan yayasan Gradasi menyasar jenjang TK di Kecamatan Lhoong, Leupung, Lembah Seulawah, dan Mesjid Raya dengan total 16 sekolah.

Program ini berlangsung selama dua tahun, 2021-2022 dengan judul kegiatan pelatihan presentasi berbasis komputer dan media daring untuk transformasi pembelajaran karakter kebhinnekaan.

Kepala Disdikbud Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg menyambut baik POP yang dicanangkan Menteri Nadiem Makarim dan sangat berbangga Aceh Besar mendapatkan formasi untuk semua jenjang, walaupun tidak terkover untuk semua sekolah.

“Kita mengetahui bahwa program ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru dalam meningkatkan kompetensinya, apalagi dimasa sekarang teknologi terus digunakan dalam pembelajaran, “terangnya.

Ia mengharapkan kepada guru-guru sasaran nantinya dapat mengikutinya dengan serius, sehingga ilmunya dapat diserap dengan baik.

“Ada hal yang terpenting dari semua itu, yaitu sekitar 400-an guru yang mengikuti kegiatan itu dapat mengimbaskan kepada guru-guru yang lain,”tutupnya.[]

Related posts