Disdikbud Aceh Besar Laksanakan Bimtek ARKAS

  • Whatsapp

ACEH BESAR–Disdikbud Aceh Besar melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi RKAS BOS SD/SMP Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020 mulai 24 sampai dengan 27 Juni 2020 bertempat di Wisma Atlet Kota
Jantho.

Peserta terdiri kepala sekolah dan admin ARKAS jenjang SD dan SMP dibagi menjadi delapan Angkatan yang dilaksanakan dua sift setiap harinya dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Panitia mewajibkan
kepada peserta menggunakan masker, membawa handsanitizer serta mencuci tangan pakai sabun yang telah di sediakan panitia.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg menegaskan kepada kepala sekolah dalam mengelola dana BOS harus mengacu pada 4 (empat) D.

“D yang pertama yaitu Direncanakan (membuat Rencana Kerja Anggaran Sekolah sesuai dengan peraturan yang telah di tetapkan).

D yang kedua Dilaksanakan (penarikan dana bos harus sesuai dokumen perencanaan dan dapat di pertanggungjawabkan).

D yang ketiga, Dilaporkan (laporan pertanggungjawaban harus benar dan disampaikan kepada tim manajemen bos kabupaten tepat waktu).

“Sedangkan D yang keempat, Didokumentasikan (segala proses anggaran bos harus ada dokumen di sekolah),” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi, SE, selaku Manajer BOS Kabupaten Aceh Besar memaparkan beberapa hal penting yang harus di perhatikan kepala sekolah dalam mengelola dana BOS di antaranya, Sekolah Mengisi Data Dapodik dengan valid dan benar terutama data rekening sekolah dan data siswa.

Selanjutnya menurut Fahrurrazi, kepala sekolah Menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) serta menginput ke Aplikasi ARKAS Online tepat waktu dan dalam penganggaran dana BOS memperhatikan Petunjuk teknis yang telah di tetapkan.

“Pengelolaan dana BOS harus transparan dan setiap penarikan dana BOS harus sesuai dengan Dokumen RKAS yang telah disahkan oleh Dinas,” katanya.

“Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan format yang telah ditetapkan, membuat dan melaporkan aset sekolah sumber dana BOS ke Dinas, mengisi Data Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) melalui Aplikasi EDS (Evaluasi Diri Sekolah), dan selalu berkoordinasi dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten,” urainya..

Kasubbag Program dan Pelaporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Aceh Besar, Safrizal SSos yang juga anggota Tim BOS Penanggungjawab Data SD dan SMP mengatakan ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menyusun RKAS, di antaranya Kepala sekolah bersama tim managemen BOS Sekolah Menyusun Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS), serta menginput ke Aplikasi
ARKAS Online yang telah ditetapkan oleh kemendikbud.

“Penganggaran sesuai dengan 8 standar pendidikan dengan mempedomani kode rekening belanja sesuai permendagri dan mengacu pada standar biaya kabupaten,” terangnya.

“Mengisi data siswa pada Dapodik dengan valid dan benar serta data evaluasi diri sekolah (eds) melalui aplikasi PMP,” imbuh Safrizal.

Kasi peserta didik bidang dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
KabupatenAceh Besar, Abdurrahman SE yang juga selaku anggota Tim Pelaksana BOS Dikdas
mengungkapkan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan dan pelaporan BOS di antaranya, membuat LPJ BOS sesuai dengan format yang telah di tetapkan pada juknis BOS dan diserahkan kepada pengelola bos kabupaten tepat waktu.

“Khusus BOS Afirmasi dan Kinerja dalam pelaksanaan harus sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan kemendikbud,” sebutnya.

Yang terakhir, materi Aplikasi RKAS disampaikan langsung oleh Zardan, S.Pd dan dibantu oleh Indra Saputra, S.Pd sebagai anggota tim Manajemen Bos Bidang Data SD dan SMP.[]

Related posts