Gugus 35 SDN Lamreung Peringati HUT PGRI ke-75 Tahun 2020

  • Whatsapp

Aceh Besar – Gugus 35 SDN Lamreung melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari HUT PGRI ke-75, Rabu, 25 November 2020 yang bertempat di SDN Lamreung yang merupakan sekolah inti dan sekolah SPT dari Gugus 35 SDN Lamreung Kabupaten Aceh Besar.

Peserta upacara terdiri dari semua kepala sekolah, guru dan tenaga pendidikan serta sebagian siswa dari semua sekolah yang tergabung dalam Gugus 35 SDN Lamreung. Semua peserta mematuhi protokol kesehatan dan begitu antusias dalam mengikuti upacara dalam suasana masih dalam Pandemi Covid-19.

Read More





Yang bertindak sebagai pembina upacara M. Johan, S, Pd merupakan mantan Kepala UPTD V Aceh Besar , sekarang beliau berdinas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar yang akan memasuki masa pensiun pada tahun depan. Beliau juga salah seorang senior di dunia pendidikan yang berpengalaman dan kiprahnya terhadap dunia pendidikan yang begitu besar.

Setelah membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, beliau berpesan kepada seluruh guru di Aceh, khususnya Aceh Besar untuk tidak mudah disusupi oleh idealisme yang tidak sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945.

“Dengan adanya peringatan HUT PGRI seperti ini, akan dapat membangkitkan semangat pada anak-anak kita dan peringatan hari guru ini tidak boleh sekali-kali dihilangkan karena menurut sejarah hari guru bermula dari Persatuan Guru Hindia Belanda pada tahun 1912 sampai menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia, jangan sampai berubah menjadi idealisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.”ungkap M. Johan, S. Pd

Dalam momentum peringatan hari guru ini M. johan S, Pd juga menghimbau kepada Pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan supaya lebih memperhatikan guru dalam hal pangkat, pendidikan, dan kesejahteraannya. Dalam hal ini guru punya tanggungjawab besar dalam mecerdaskan anak bangsa.

Bila ekonomi guru masih lemah, otomasis guru menjadi kurang fokus dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Bila tanpa guru, seperti agama tanpa ulama, tidak ada yang mengarahkan. Maka, harapan kami kepada pemerintah supaya melebihkan perhatian kepada guru.” Tegasnya

“Kalau ekonomi guru belum memadai, diibaratkan dengan sebuah peluru yang berkarat, maka bila ditembak tidak akan tepat sasaran. Jadi solusinya cerdaskan guru, bangkitkan ekonominya sehingga guru dapat melaksanakan kewajibannya dengan penuh tanggungjawab” lanjutnya.

Fetti Elliani, S. Pd. I, M. Pd selaku ketua Gugus 35 SD Negeri Lamreung mengungkapkan “Acara peringatan HUT PGRI memang sudah menjadi agenda kami setiap tahun.

Kami berharap dengan adanya perayaan seperti ini dapat membangkitkan semangat dan rasa persaudaraan sesama guru, sehingga guru tidak merasa sendiri dan punya satu kekuatan dalam mendidik generasi kita yang akan datang dan sesuai dengan tema hari guru kali ini yaitu bangkitkan semangat wujudkan merdeka belajar”

“Kami sebagai guru sangat senang dengan adanya peringatan hari guru seperti ini, kami merasa adanya penghargaan dan dukungan serta persatuan dalam profesi, sehingga kami guru lebih semangat dalam melaksanakan tugas maupun membina hubungan diantara rekan sejawat” ungkap salah seorang petugas upacara Sri Afriani, S. Pd yang merupakan guru SDN Lamreung.

Melalui peringatan HUT PGRI ke-75 diharapkan mampu memberi motivasi dalam melewati masa Pandemi Covid-19, sehingga pada Januari 2020 seperti yang sudah direncanakan pemerintah semua sekolah dapat berjalan normal kembali dan dunia pendidikan yang selama ini seakan mati suri dapat bergairah kembali.

Related posts