Gugus SD Lambada Klieng Gelar Pelatihan Guru Menulis

  • Whatsapp

Aceh Besar – Gugus Sekolah Dasar (SD) Lambada Klieng melaksanakan pelatihan menulis bagi guru yang diikuti oleh guru dari sembilan SD dalam Kecamatan Darussalam dan Baitussalam. Kegiatan keterampilan menulis ini berlangsung sejak 21 sampai dengan 22 April 2021, di aula sekolah setempat, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Kamis, (22/4/2021).

Ketua Gugus SD Lambada Klieng, Dra. Nurul Akrama mengatakan kegiatan ini sebagai wujud pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekolah.

Read More





“Ke depan ada pelatihan lain. Semoga guru dapat mendengar dengan baik ilmu yang disampaikan pemateri,” tegas Nurul Akrama.

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Agus Jumaidi, M.Pd menjelaskan para guru harus upgrade kapasitas dalam hal menulis, apalagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar saat ini sedang menggalakkan kegiatan literasi sekolah.

“Kadis telah membuat SK untuk mendorong literasi di Aceh Besar, supaya semakin meningkat,” sebut Agus Jumaidi di hadapan peserta pelatihan.

Ia menyebutkan Kabupaten Aceh Besar pada tahun sebelumnya mendapatkan nominasi terbaik se-Aceh dalam hal gerakan literasi. Keunggulan Aceh Besar dari kabupaten/kota lainnya, sebab ada warung kopi yang menyediakan pojok baca.

“Harapannya, guru di sini memiliki buku yang nantinya dapat mendorong peningkatan literasi. Semoga Aceh Besar sebagai kota literasi bisa diraih kembali pada masa datang,” ucap Kabid Dikdas.

Ia bangga pada kepala sekolah, yang mau mendorong guru untuk menulis. Sehingga nantinya ada produk dari kegiatan ini, dan tidak sia-sia ilmu yang disampaikan oleh Abu Teuming.

Pelatihan menulis ini diisi oleh pemateri tunggal, Amiruddin, S.HI yang juga aktif pada komunitas literasi seperti Forum Aceh Menulis (FAMe), Forum Lingkar Pena (FLP), dan aktif menulis di media dan blog pribadi.

Pria yang kerap disapa Abu Teuming ini mengingatkan peserta bahwa menulis bukan bakat. Siapa pun yang punya kemauan belajar, pasti bisa menulis. Dalam materinya, Abu Teuming menyampaikan beberapa poin motivasi menulis, materi dasar, dan teknik menulis artikel.

Pada hari kedua, peserta diminta untuk praktik menulis, yang salanjutnya masuk sesi mengedit naskah secara bersama-sama.

Acara yang berlangsung dua hari ini ditutup oleh Pengawas Drs. H. Amiruddin A. Ia memberikan motivasi, jika mau belajar hari ini, ke depan pasti bisa.

“Saya mendukung agar guru menghasilkan karya tulis. Jangan takut gagal,” tutup Drs. Amiruddin.

Related posts