LANUD SIM PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1442 H / 2020

  • Whatsapp

Aceh Besar – Danlanud SIM Kolonel Pnb Mohamad Satriyo Utomo, S.H., dan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D.I Lanud SIM Ny. Reni Satriyo Utomo beserta Keluarga besar Lanud Sultan Iskandar Muda dan Kipan C Yonko 469 Phaskas memperingati Maulid Nabi Muhammmad SAW 1442 H/ 2020 M, yang dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Kompleks Lanud Sultan Iskandar Muda pada hari Rabu 4 November 2020.

Acara ini merupakan media bagi prajurit untuk menumbuh kembangkan serta meningkatkan jiwa kejuangan yang di landasi dengan nilai-nilai kejuangan yaitu keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Read More





Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, dirangkai dengan pemberian tali asih kepada anak yatim dari Yayasan Teupin Batee oleh komandan dan ketua Pia Ardhya Garini cabang 20/ D.I Lanud Sultan Iskandar Muda.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Mohamad Satriyo Utomo, S.H., menyampaikan. “Moment peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H hendaknya kita jadikan sebagai saranan untuk mencontoh, mengikuti dan meneladani segenap perjuangan, keteladanan dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW di dalam kehidupan kita sehari-hari, baik itu di lingkungan keluarga, di lingkungan kedinasan maupun lingkungan masyarakat, serta menjadikan kita semua sebagai insan manusia yang ber-Akhlakul Karimah, selamat dunia dan akhirat”, ujarnya.

Selain itu, kita juga harus meningkatkan ketaqwaan, kebersamaan, solidaritas, dan kekompakan antar sesama guna melawan semua cobaan yang kita alami saat sekarang ini. “Semoga kita semua selalu di berikan kesehatan dan kemuliaan hidup oleh Allah SWT, dan kita dijauhkan dari virus Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda Negara Kita,” harap Danlanud SIM.

Sementara itu Ustadz Daiyadi M.A dalam ceramahnya menyampaikan tentang sosok pribadi Rasulullah SAW yang mana sebagai Nabi dan utusan Allah SWT, namun juga menunjukkan ketauladanan sebagai seorang suami, Ayah serta sebagai pemimpin yang berada di tengah-tengah umatnya.

“Kehadiran Rasulullah SAW bagaikan berlian yang memancarkan cahaya sehingga mampu menerangi dan merubah peradaban dunia serta menyatukan umat Islam dalam Ukhuwah Islamiyah sekaligus mencontohkan bagaimana hakiki kehidupan bernegara dengan toleransi antar sesama meski ada perbedaan keyakinan,” terang ustadz.

Related posts