Meudrah Adat, MAA Aceh Besar Akan Petakan Wilayah Adat

  • Whatsapp

Pengurus MAA Aceh Besar Foto Bersama saat selesai acara. (Ist.)

ACEH BESAR—Pengurus MAA (Majelis Adat Aceh) Kabupaten Aceh Besar melaksanakan Meudrah Adat untuk memetakan peluang penetapan dan pendaftaran wilayah adat mukim sebagai harta kekayaan mukim di Aceh, Lambaro (12/8), Ingin Jaya.

Read More





Ketua MAA Aceh Besar Asnawi Zainun SH mengatakan, bahwa MAA Aceh Besar memiliki otoritas untuk mendorong penetapan dan pendaftaran wilayah adat mukim di kabupaten Aceh Besar.

Baca juga : Bupati Aceh Besar Serahkan Kunci Gedung Baru SMPN 1 Darussalam

“Hal ini sesuai dengan mandat Pasal 4 ayat (1) dan (2) Qanun Aceh Besar Nomor 6 Tahun 2009  Tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Besar,” terang Asnawi yang juga selaku Imum Kemukiman Siem, kecamatan Darussalam.

Ia juga mengungkapkan juga hasil Meudrah Adat tersebut telah  membentuk tim advokasi Penetapan dan Registrasi Wilayah Adat Mukim yang diketuai oleh Tgk. Zulkifli Zakaria, Wakil Ketua Mukhtar Idris SH MPd, Sekretaris Mawardi Syubki  dan 5 orang anggota yaitu Tgk. M. Hasyim Usman S.Ag, DR Nurkhalis Sufi M.Ag,  Drs. Balian,  Dra. Samawati Bintang dan Kartini Djuned.

Baca juga : Istikharah

“Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, kita telah menggandeng Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) sebagai lembaga swadaya masyarakat nasional yang bergerak di bidang penguatan masyarakat adat di Indonesia,” ujar Asnawi yang juga sebagai pengarah tim yang baru saja terbentuk itu.

Related posts