SDN Lamreung Tempat Pendampingan OJT CKS Kelas B Aceh Besar 2020

  • Whatsapp

Aceh Besar – Pendampingan ke-2 On The Job Training (OJT) Calon Kepala Sekolah (CKS) Aceh Besar 2020 Kelas B dilaksanakan di SD Negeri Lamreung.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 19/11/2020 diikuti 16 peserta dan didampingi oleh 1 orang Pengajar Diklat dari LPMP Unit 1 Aceh, Sukiarni SPd, MPd.

Read More





Pemilihan SD Negeri Lamreung sebagai tempat pendampingan OJT, mengingat sekolah tersebut mudah dijangkau bagi semua peserta dan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai untuk kelancaran kegiatan tersebut, terutama air bersih dan mushalla sebagai tempat ibadah di saat masuknya waktu shalat dzuhur dan ashar.

Kepala Sekolah SD Negeri Lamreung, Fetti Elliani SPdI MPd, selaku tuan rumah sangat mendukung acara tersebut.

“Kami merasa senang, sekolah kami menjadi tempat pendampingan acara ini, hanya saja apabila ada permintaan untuk acara yang lebih besar dan peserta yang lebih banyak, ruang Aula KKG yang ada terlalu kecil, hanya dapat menampung peserta maksimal 50 orang, “lanjutnya.

“Kami berharap kedepannya ada dari pihak-pihak terkait untuk dapat membantu perluasan gedung KKG kami, sehingga ada acara-acara yang pesertanya lebih banyak bisa tertampung, ” ungkap Fetti Elliani yang juga merupakan ketua Gugus 35 SD Negeri Lamreung.

Kegiatan yang berlangsung mulai dari Pukul 08.00 sampai 18.00 WIB diikuti antusias oleh semua peserta.

“Kami sebagai peserta sangat senang dengan adanya pendampingan ini, disetiap pertemuan dari pendampingan 1 sampai sekarang, kami saling berbagi pengalaman juga bisa saling curah pendapat serta mendapat banyak masukan dari pengajar diklat yang dengan sabar memberikan arahan kepada kami, sehingga pada saat In Service Training (IST) 2 semua peserta sudah siap dengan laporan dan hasil karyanya, “ungkap salah seorang peserta diklat Sri Afriani, S. Pd.

Sri Afriani merupakan salah seorang guru SD Negeri Lamreung serta salah satu Anggota Tim Literasi Aceh Besar.

OJT 2 dengan jumlah jam 200 JP dan dilakukan pendampingan sebanyak 3 kali oleh Pengajar Diklat. Pendampingan tersebut terus dilakukan untuk memberikan bimbingan kepada CKS yang tengah melaksanakan Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) di sekolah asal dan Peningkatan Kompetensi (PK) di sekolah magang yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kegiatan RPK dan PK ini nantinya akan dibuat menjadi sebuah laporan dan gelar karya dari masing-masing peserta CKS.[]

Editor: Abi Andesa

Related posts