Story Telling, Upaya Membangun Karakter Anak Selama Pandemic Covid -19

  • Whatsapp

Aceh Besar – Pandemic Covid- 19 yang pertama kali terindentifikasi pada bulan December 2019 di Wuhan China, kemudian menyebar secara sporadic ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia and Aceh, tentunya telah memberikan dampak yang cukup significant terhadap anak anak.

Baca juga : kolaborasi seru rayakan ulang tahun literasi nusantara yang pertama

Dampak paling jelas terasa Ketika Lock-down di berlakukan dilanjutkan dengan belajar dari rumah dengan memanfaatkan media via Cell-Phone atau Email. Kondisi ini telah membatasi anak anak untuk bermain dan belajar melalui tatap muka dengan guru dan teman teman.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, meresponse kondisi ini dengan tindakan nyata, salah satunya dengan story-telling atau bercerita. Kegiatan Story telling yang pada kesempatan ini dilaksanakan bersama TBM Ar-Rasyid, di Dusun Lambateung, Kajhu- Baitussalam Aceh Besar, mengahdirkan 100 anak usia 3- 12 tahun atau Paud hingga jenjang Sekolah Dasar.

babinsa 02 kuala batee dampingi warga turun ke sawah

Terpilihnya TBM Ar-Rasyid tidak lepas dari kondisi TBM tersebut, dimana 50 % dari pengunjung TBM adalah anak anak dari Panti asuhan, dengan berbagai macam latar belakang, dan di yakini sangat membutuhkan dukungan energy dari luar untuk mendukung mereka lahir dan batin.

Selain itu TBM Ar-Rasyid yang telah eksis lebih dari 15 tahun, sangat konsisten dalam berjuang untuk kemajuan literasi di Aceh Besar secara khusus dan Provinsi Aceh secara umum. Hal ini di buktikan dengan berbagai penghargaan yang telah diterima oleh TBM Ar-Rasyid, baik tingkat provinsi maupun Nasional.

TBM Ar-Rasyid juga dipercaya oleh Kemdikbud sebagai pelaksana magang literasi 2020, dengan mengusung teman “ menjadikan TBM sebagai alternative rujukan bagi korban kekerasan sexual, dan penyembuhan pasca trauma bencana alam”, dimana hasil dari magang tersebut akan menghasilakan sebuah buku antologi yang akan di produksi oleh Kemdikbud.

Pada kesempatan Story telling yang berlansung pada hari Selasa, 17 November 2020 ini, Alfiatunnur, M.Ed, pendiri TBM Ar-Rasyid dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Masyarakat Aceh, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terpilihnya TBM Ar-Rasyid menjadi tempat dilaksanakannya story telling dan sangat terbuka untuk berbagai Kerjasama lainnya dimasa yang akan datang.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bidang Layanan Perpustakaan bapak Zulkifli, S.Pd, M.Pd, berjalan dengan baik dan anak anak sangat antusias, terutama Ketika cerita yang disampaikan diselingi dengan doorprize, yang menambah semarak kegiatan.

Dalam sambutannya, bapak Zulkifli, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi yang tidak terhingga atas kolaborasi yang terjadi antara Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Aceh dengan TBM Ar-Rasyiid, ini adalah kontribusi nyata kami yang peduli terhadap karakter anak bangsa, terlebih Ketika pandemic yang telah merebut hari hari bebas penuh kecerian di usia mereka yang masih anak anak.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, mendukung penuh kegiatan yang berlangsung dari jam 9 pagi hingga siang harinya. Berbagai hadiah menarik dipersiapakan, diantaranya tas sandang dan face-shield, sebagai syarat dari penerapan protocol Kesehatan selama pandemic ini.

Baik TBM Ar-Rasyid maupun Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Aceh sepakat untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih besar dimasa yang akan datang.

“Kemajuan literasi dan membangun character anak bangsa adalah tanggung kita bersama, bersama akan selalu bisa menghasilkan hal yang lebih baik, dan itu adalah solusi cerdas untuk masa depan anak bangsa”, tutup Alfiatunnur.

Related posts