Tingkatkan Minat Siswa Berliterasi, SDN Lamreung Aktifkan Jamboe Literasi

  • Whatsapp

Aceh Besar – Jamboe Literasi SD Negeri Lamreung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah sebagai upaya menumbuhkan budi pekerti peserta didik melalui budaya membaca dan menulis.

Dalam mendukung program tersebut, SD Negeri Lamreung menyediakan jamboe (pondok) literasi sebagai sarana untuk membangkitkan minat baca bagi siswa, guru dan semua warga sekolah.

SD Negeri Lamreung adalah salah satu sekolah SPT di Kabupaten Aceh Besar. Sekolah tersebut merupakan sekolah inti dari Gugus 35 di Kabupaten Aceh Besar yang pernah meraih juara I lomba gugus se-Aceh Besar dan juga meraih juara I lomba sekolah literasi se-Aceh Besar pada tahun 2019.

Jamboe literasi ini dilengkapi dengan berbagai buku cerita fiksi maupun non fiksi untuk siswa. Buku-buku tersebut diambil dari perpustakaan sekolah,maupun bantuan dari pihak luar yang mendukung pengembangan literasi sekolah.

Jamboe tersebut selalu dipenuhi oleh siswa untuk membaca saat baru tiba ke sekolah sambil menunggu jam masuk kelas, jam istirahat maupun disela-sela menunggu jemputan orang tua saat pembelajaran dikelas sudah usai.

Pada masa Pandemi Covid-19, siswa menerapkan protokol kesehatan dalam menggunakan jamboe literasi, seperti menjaga jarak saat membaca, mencuci tangan sebelum dan setelah membaca, dan memakai masker.

“Semenjak adanya jamboe literasi, anak-anak sangat senang dan termotivasi untuk membaca, sehingga kedepannya kami dari pihak sekolah berharap dengan adanya jamboe ini dapat menumbuhkan budaya baca bagi siswa dan dapat melahirkan kembali buku karya siswa seperti tahun sebelumnya, “ungkap Sri Afriani, S. Pd, salah seorang guru SD Negeri Lamreung dan juga anggota Tim Literasi Aceh Besar.

“Jamboe literasi merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca siswa, kami pihak sekolah sangat mendukung untuk percepatan literasi, khususnya di Aceh Besar, “kata Kepala SDN Lamreung, Fetti Elliani, SPd MPd.

Semoga dengan adanya dukungan dari semua pihak, Program Literasi Sekolah khususnya di Aceh Besar dapat berkembang dan dapat melahirkan buku karya guru dan siswa sebagai bentuk nyata dari kegiatan yang telah dilakukan.[]

Related posts