Sekolah Mulai Buka, Aliansi Peduli Pendidikan Aceh Jaya Silaturrahmi dengan Bupati

  • Whatsapp

Aceh Jaya – Aliansi Peduli Pendidikan yang terdiri dari beberapa organisasi pendidikan agama dan umum melakukan silaturrahmi atau pertemuan dengan Bupati Aceh Jaya di Pendopo Minggu malam (25/10/2020).

Salah satu tujuan dari silaturrahmi tersebut untuk menyampaikan dukungan atas dikeluarkannya Instruksi Bupati Aceh Jaya Nomor : 3/INSTR/2020 tentang Pelaksanaan Kembali Proses Belajar Mengajar Tatap Muka dengan Penerapan Protokol Kesehatan Secara Ketat Pada Satuan Pendididkan dalam Kabupaten Aceh Jaya.

Bupati Aceh Jaya Drs.H.T.Irfan.TB menyampaikan kebijakan tentang instruksi tersebut merupakan hasil rapat koordinasi Forkopimda Aceh Jaya bersama dengan lintas sektor pendidikan, hal tersebut juga didukung oleh masyarakat termasuk wali siswa.

“ Hasil koordinasi kita dengan berbagai lintas sektor, InsyaAllah mulai tanggal 26 Oktober 2020 kita kembali mengintruksikan untuk membuka sekolah, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat” ujarnya

Irfan menambahkan, pihaknya juga menginstruksikan kepala dinas terkait dan pengawas sekolah untuk mengawasi dan memantau secara rutin kegiatan proses belajar mengajar sehingga semua satuan pendidikan benar-benar menjalakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diharapkan.

Sementara koordinator Aliansi Peduli Pendidikan (APP) Aceh Jaya Tgk. Zainuddin memaparkan kehadiran mereka adalah untuk bersilaturrahmi dan memberikan dukungan atas instruksi Bupati tentang pembukaan sekolah, serta memberikan masukan kepada Bupati Aceh Jaya tentang pendidikan secara umum.

“ kami menyambut baik dan sangat mendukung atas dikeluarkannya instruksi Bupati tentang dibukanya kembali sekolah, namun ada beberapa masukan dari pihak kami demi kemajuan pendidikan di Aceh Jaya” ungkapnya.

Secara bergantian, beberapa perwakilan organisasi menyampaikam masukan secara langsung kepada Bupati Aceh Jaya, diantaranya :

1. Selama ini dayah sudah menjalankan proses belajar tatap muka, dan tidak terdampak virus covid-19, sehingga harus dijadikan model untuk untuk proses tatap muka di sekolah umum.

2. Hendaknya semua satuan pendidikan untuk memulai kegiatan setiap hari dengan membaca ummul qur’an dengan niat agar wabah virus covid-19 dan segala penyakit lainnya dapat dihindari.

3. Jam kegiatan sekolah harus dinormalkan kembali seperti biasa, tidak dibatasi hanya satu atau dua jam.

4. Jenjang PAUD/TK juga harus diaktifkan kembali dengan penerapan SOP protokol kesehatan dan pengawasan orang tua

5. Harus adanya penyemprotan disinfektan, baik dari sekolah maupun kerja sama pihak terkait lainnya.

6. Harus adanya koordinasi dan kerjasama antara sekolah dengan pihak dayah, agar proses belajar mengajar berjalan sesuai harapan bersama.

7. Harus adanya penertiban dari pemerintah kabupaten Aceh Jaya terhadap game online yang saat ini meresahkan masyarkat, dan mayoritas dilakukan oleh para siswa.

8. Meminta pemerintah Aceh Jaya untuk meninjau kembali sanksi ASN yang sedang berjalan saat ini, akibat pelanggaran pelarangan mudik yang diberlakukan beberapa bulan yang lalu.

Menanggapi beberapa masukan tersebut, Bupati Aceh Jaya berjanji akan segera melakukan koordinasi kembali dengan lintas sector.

“ kami mengucapkan terima kasih atas masukan dari majelis malam ini, InsyaAllah kami akan duduk kembali untuk membahasnya, terlebih semua masukan tersebut sangat bagus dan ada beberapa yang belum sempat kami bicarakan sebelumnya” tutup Irfan

Adapun perwakilan organisasi yang hadir adalah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Rabithah Taliban Aceh (RTA), Front Pembela Islam (FPI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI), Ikatan Guru Indonesia (IGI), dan Koalisi Barisan Guru Bersatu (KOBAR-GB)

Kontributor : Maswadi

Related posts