SMK-PP Negeri Saree Ditetapkan Sebagai SMK Pusat Keunggulan Oleh Kemdikbud dalam Bidang Pertanian

  • Whatsapp

Aceh Besar – Setelah melalui beberapa tahap seleksi, SMK-PP Negeri Saree ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penetapan SMK-PP Negeri Saree sebagai SMK PK bersama dengan 7 SMK lainnya di Aceh sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud RI nomor 22/D/O/2021 tentang Penetapan Sekolah Menengah Kejuruan Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Tahun 2021 tanggal 20 April 2021

Read More





Kementerian pendidikan dan kebudayaan melahirkan Program SMK PK ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan kejuruan agar semakin relevan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat yang senantiasa berubah sesuai perkembangan dunia kerja dan mampu untuk mendukung proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan, sehingga bisa menjadi model satuan pendidikan bermutu sehingga menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja
SMK-PP Negeri Saree yang telah ditetapkan sebagai salah satu SMK PK bersama 611 SMK lainnya se-Indonesia diharapkan dapat menjalankan berbagai kegiatan sesuai harapan dari program SMK PK ini, seperti ;

a). Mensosialisasikan program SMK PK ini kepada seluruh pegawai, siswa, alumni, warga sekolah, Dinas terkait, IDUKA, Masyarakat sekitar, dan para pihak lainnya.

b). Penyusunan dan penyempurnaan Rencana Kerja Sekolah yang berbasiskan data dengan memanfaatkan sarana teknologi.

c). Penguatan Jalinan Kerjasama dengan IDUKA dalam hal penyelarasan kurikulum, PKL dan sertifikasi kompetensi siswa, Magang Guru, hingga perekrutan alumni sebagai tenaga kerja.

d). Melaksanakan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru sesuai kompetensi, dan

e) melakukan tata kelola lingkungan sekolah sesuai standar pendidikan vokasi khusus nya pertanian.

Muhammad Amin selaku kepala SMK-PP Negeri Saree berharap dengan ditetapkannya sekolah sebagai SMK PK akan dapat melakukan penyelarasan antara sekolah dengan IDUKA yang lebih baik lagi sehingga link and match nya benar-benar nyata. Hal ini dapat dipenuhi dengan beberapa cara yaitu ;

Pertama, kurikulum disusun bersama sejalan dengan penguatan aspek softskills, hardskills, dan karakter kebekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kedua, pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari dunia kerja untuk memastikan hardskills, softskills dan karakter yang kuat.

Ketiga, peningkatan jumlah dan peran guru/instruktur dari industri maupun pakar dari dunia kerja. “Meningkat secara signifikan sampai minimal mencapai 50 jam/semester/program keahlian,” tegas

Keempat, Kepala Sekolah. selanjutnya, praktik kerja lapangan/industri minimal satu semester.

Kelima, bagi lulusan dan guru/instruktur sertifikasi kompetensi harus sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia kerja.

Keenam, lalu bagi guru/instruktur perlu ditekankan untuk memperbarui teknologi melalui pelatihan secara rutin.

Ketujuh, dilakukannya riset terapan yang mendukung teaching factory berdasarkan kasus atau kebutuhan riil industri. Sedang ke delapan adalah adanya komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja, ini menjadi hal sangat krusial kata Muhammad Amin.

Kepala sekolah berharap semua pegawai dan warga sekolah untuk dapat mendukung dan menyukseskan program SMK PK ini demi pengembangan mutu sekolah dan kompetensi siswa serta alumni.

Kepala sekolah juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, guru, staf dan semua pihak yang telah mendukung dan membantu sejak proses awal sehingga SMK-PP Negeri Saree terpilih sebagai SMK Pusat Keunggulan Kemdikbud.

 

Related posts