Tingkatkan Pengawasan Terhadap Siswa, Kacabdindik Aceh Selatan Gandeng Muspika

  • Whatsapp

Foto : Kacabdindik Aceh Selatan, Drs Adi Murta. (ist.)

BANDA ACEH—Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik)  Wilayah Aceh Selatan, Drs Adi Murta melakukan kerjasama dengan pihak Musyawarah Kecamatan (Muspika) di delapan belas kecamatan dalam Wilayah Aceh Selatan untuk melakukan pengawasan terhadap siswa.

Hal itu disampaikan Adi Murta kepada media saat dijumpai di Dinas Pendidikan Aceh, Jum’at (07/08/2020) dalam menyikapi aktifitas siswa ketika tidak berada di lingkungan sekolah.

Baca juga ya : BPBD Disinfeksi 90 Meunasah di Kota Banda Aceh

Dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar khususnya di Aceh Selatan dan Aceh umumnya dilaksanakan melalui BDR (Belajar Dari Rumah) melalui daring yang dilakukan oleh guru kepada siswa.

“Saat ini semua sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui daring, sudah pasti guru-guru tidak bisa memantau aktifitas semua siswa yang dilakukannya diluar lingkungan sekolah,” kata Adi Murta.

Baca juga ya :  Akhirnya Kerja Keras Pemkab Abdya Berbuah Manis

Dikatakannya, banyak siswa khususnya jenjang SMA dan SMK kadang banyak menghabiskan waktunya di warung kopi yang memiliki jaringan internet dan di warnet-warnet dengan alasan membuat tugas sementara hanya menghabiskan waktu bermain game.

“Justru itu kita melakukan kerjasama dengan pihak Muspika baik dari unsur Camat, Kapolsek, Koramil, tokoh-tokoh masyarakat dan yang terutama peran orang tua untuk mengontrol aktifitas anaknya ketika sedang diluar rumah,” ucapnya.

Adi Murta menghimbau semua Kepala SMA dan SMK dalam Wilayah Aceh Selatan dapat melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan pihak Muspika, tokoh-tokoh masyarakat dan dengan orangtua siswa itu sendiri.

“Kalau siswa berada di warung kopi yang memiliki jaringan Wifi dengan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya, tentu hal yang sangat positif. Namun yang sangat kita sayangkan banyak siswa yang menghabiskan waktunya ke hal-hal yang negatif,” sambungnya.

Adi Murta mengharapkan peran Muspika, tokoh-tokoh masyarakat dan orangtua siswa untuk mengawasi aktifitas siswa, karena peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga generasi muda kita ke depan.

Related posts