Ketua dan Pengurus DWP di 14 SKPA di Kukuhkan

  • Whatsapp

Banda Aceh– Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) masa bakti 2019 – 2024 pada 14 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) resmi dikukuhkan, Kamis (11/2/2021). Pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Ketua DWP Aceh Safrida Yuliani.

Pelaksanaan pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP pada 14 SKPA itu telah dilaksanakan sejak Senin (1/2) lalu dan disaksikan langsung oleh seluruh pengurus DWP Aceh, di aula Sekretariat DWP Aceh yang bekawasan di Lampineung, Kota Banda Aceh.

Adapun beberapa DWP SKPA yang telah lebih dulu dikukuhkan yakni DWP Sekretariat Daerah Aceh, DWP Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DWP Bappeda, DWP Dinas Koperasi dan UKM, DWP Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), DWP Dinas Pertanahan, DWP Dinas Pendidikan, DWP Dinas Perpustakaan dan Arsip, DWP Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilisasi Penduduk, DWP Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), DWP Dinas Pendidikan Dayah, DWP Majelis Pendidikan, dan yang terakhir DWP Keurukon Khatibul Wali (KKW) serta DWP Majelis Adat Aceh (MAA).

Ketua DWP Aceh, Safrida Yuliani mengukuhkan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) SKPA KKW masa bakti 2019-2024 di Aula DWP Aceh, Banda Aceh, Kamis (11/2/2021).
“Hari ini merupakan puncak pengukuhan ketua dan pengurus DWP SKPA gelombang pertama, nanti akan kita kukuhkan kembali DWP SKPA lainya,” kata Ketua DWP Aceh Safrida Yuliani dalam sambutanya.

Ia mengingatkan, kepada seluruh pengurus DWP di 14 SKPA itu agar dapat terus mengoptimalkan kerja serta perannya sebagai pengurus DWP serta istri dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga dapat melaksanakan program dan kegiatan DWP dengan baik dan penuh dedikasi.

“Dengan pengukuhan dan serah terima jabatan Ketua DWP pada 14 SKPA masa bhakti 2019-2024 ini, diharapkan tidak hanya merubah kepengurusan dalam hal performanya saja, namun juga ada signifikansi terhadap kinerja pengurus di tingkat SKPA ke arah yang lebih baik dan optimal,” ujar Safrida.

Safrida mengatakan, sebagai wadah perhimpunan para istri ASN, setiap anggotanya harus saling menguatkan dan tetap bekerja sama serta saling meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri. Disamping itu DWP juga memiliki peran strategis yang dapat dioptimalkan dalam rangka mendukung segala program pemerintah yang sedang digalakan.

“Kepada pengurus yang baru dikukuhkan harus mampu menjadi corong organisasi DWP dan menjadi rule model bagi istri PNS. DWP bukan sebagai ajang menampilkan kehebatan, kehebohan dan memamerkan status sosial, tapi ini sebagai media silaturahmi, dakwah serta wadah untuk menerima dan mentransfer ilmu yang bermanfaat antara sesama pengurus,” kata Safrida.

Maka itu, Safrida berharap kepada seluruh DWP SKPA untuk kepada seluruh pengurus yang baru di kukuhkan untuk saling memperkuat komunikasi serta koordinasi, sehingga setiap pengurus ataupun anggotanya secara aktif dan kompak dapat menjalankan setiap tugas-tugasnya dengan baik.

Selain itu, Ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Kota Banda Aceh untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu Mencuci tangan, Memakai masker dan menjaga jarak. Mengingat kondisi pandemi covid 19 belum usai.

Safrida juga mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP Kota Banda Aceh untuk turut serta membantu pemerintah dalam mengkampanyekan dan memberikan edukasi tentang penerapan protokol kesehatan.

“Pemerintah Aceh mengimbau, agar setiap menjalankan aktivitas dalam bentuk mengumpulkan orang ramai maka diharuskan untuk memutar video penerapan 3 M supaya tidak lupa dan kita semua akan aman,” ujarnya.

Acara pengukuhan tersebut berlangsung secara khidmat dan menerapkan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. []

  • Whatsapp

Pos terkait