MPA Gelar FGD Pendidikan Karakter

  • Whatsapp

Banda Aceh – Majelis Pendidikan Aceh (MPA) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di SMA/SMK/MA, Selasa (1/12/2020). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting ini dibuka oleh Ketua MPA, Prof Dr Ir Abdi A Wahab MSc.

Menurut Abdi kegiatan ini bertujuan untuk menjaring masukan dari semua pihak tentang implementasi pendidikan karakter di sekolah/madrasah masing-masing.

Read More





Hasil FGD ini akan dirangkum dan dirumuskan dalam sebuah kebijakan yang akan disampaikan kepada Gubernur Aceh, jelas mantan rektor Unsyiah ini. Sebelumnya kegiatan FGD juga sudah dilaksanakan untuk jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP. selanjutnya juga akan diadakan untuk perguruan tinggi dan lembaga-lembaga lainnya, jelas Abdi.

FGD yang dimoderatori oleh Dr. Sulastri, M.Si., diikuti oleh tokoh pendidikan, ketua MKKS dan ketua K2M provinsi, komite sekolah/madrasah, kepala sekolah/madrasah, guru, pengawas sekolah/madrasah, dan orang tua yang mewakili berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Menurut salah seorang narasumber, Nurchaili SPd MKom., guru MAN 4 Aceh Besar, dari hasil diskusi dan paparan tentang implementasi pendidikan karakter di sekolah/madrasah, belum dirumuskan dengan jelas dalam program sekolah atau madrasah. Namun demikian implementasi pendidikan karakter telah dilaksanakan di semua sekolah dan madrasah.

Menurut Nurchaili, penguatan Pendidikan karakter harus melibatkan semua pihak, terutama orang tua sebagai pendidik utama putra-putrinya. “Tidak mudah menyatukan kesepahaman dengan orang tua, namun tetap harus dilakukan untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa ini”, kata Nurchaili.

Sebuah solusi dapat dilakukan melalui kegiatan parenting yang dikemas dalam bentuk seminar yang bertujuan untuk mengedukasi orang tua tentang berbagai permasalahan yang dihadapi peserta didik.

Melalui kegiatan ini pihak sekolah/madrasah bisa menghadirkan pakar pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta elemen pendidikan lainnya guna duduk bersama untuk merumuskan berbagai kebijakan penguatan pendidikan karakter.

“Pola ini sudah diterapkan di MAN 4 Aceh Besar, dan terbukti efektif dalam merumuskan bersama setiap kebijakan di madrasah”, jelas ketua tim pengembang MAN 4 Aceh Besar ini.

Related posts