Pusat Riset Pendidikan Matematika Realistik Indonesia USK Inisiasi Kerja Sama dengan 23 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Aceh

  • Whatsapp

Banda Aceh – Pusat Riset Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala mengundang kepala dinas 23 kabupaten/kota seluruh provinsi Aceh untuk mengikuti rapat dan workshop inisiasi kerja sama dalam pelaksanaan program sekolah penggerak.

Acara tersebut dilaksanakan pada hari rabu tanggal 3 maret 2021 bertempat di Auditorium Lantai 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, USK.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir Marwan. Selain itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan FKIP US, Prof. Dr. Djufri, Kepala dinas pendidikan dan kebudayan kabupaten/kota berserta keapala bidang.

Dalam sambutannya, Ketua PRP-PMRI menyampaikan apresiasi kepada Rektor USK, Wakil Rektor USK, Dekan FKIP USK, Ketua Forum Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten yang telah memberikan dukungan untuk terlaksananya kegiatan ini. Pada kesempatan ini, Prof Rahmah Johar juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut.

Beliau juga menyampaikan bahwa pusat Riset PMRI punya pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam mengembangkan dan mendampingin guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Pengelaman panjang ini akan sangat berguna dalam bekerja sama dan membantu dinas pendidkan kabupaten/kota dalam melaksanaan program sekolah penggerak.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota, Dr. Saminan, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada Pusat Riset dan Universitas Syiah Kuala yang melaksanakanan acara rapat dan workshop ini.

Menurut beliau, kegiatan ini saya baik untuk meningkatkan kolaborasi perguruan tinggi dengan dinas pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di provinsi Aceh.

Dalam sambutannya sekaligus pembukaan, Prof. Dr. Ir.Marwan, Wakil rektor bidang akademik USK, mengajak seluruh peserta yang hadir untuk sama-sama memikirkan pendidikan Aaceh menjadi lebih baik.

Menurut beliau, bukan tidak ada kemajuan pendidikan di Aceh, tapi kemajuan yang kita raih masih kalah cepat dengan provinsi yang lain. Untuk itu, diperlulkan kerja sama yang semakin kuat antara stakeholder pendidikan, khususnya perguruaan tinggi dengan dinas pendidikan untuk mempercepat kemajuan tersebut. Khususnya, kemajuan dalam bidang literasi matematika melalui peneraepaan pendidikan matematika realistik.

Dalam kegiatan ini, para peserta, kususnya kepala dinas pendidikan kabupaten/kota terlihat sangat antusias dalam menyampaikan saran, masukan dan kegiatan-keagiatan yang akan dilaksanakan bersama dengan PRP-PMRI. Umumnya, mereka berharap rencana kerjasama ini bisa secepatnya di implementasikan.

Selainnya itu, mereka juga sangat mengapresiasi rapat dan workshop ini yang diharapkan bisa menjembatani terlaksananya program sekolah penggerak di seluruh kabupaten kotan di provinsi Aceh pada tahun 2022 atau 2023.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, beberapa kepala dinas menyampaikan saran-saran dan harapan terhadap tindak lanjut dari kegiatan rapat hari ini.

Secara khusus, mereka berharap kegiatan PRP-PMRI segera dapat menyentuh kabupaten/kota mereka yang selama ini belum tersentuh program kerja sama dengan universitas, seperti kabupaten Aceh tenggara, Aceh Tengah, dan Aceh selatan.

Mereka juga berharap agar kerjasama dapat diperluas tidak hanya dalam bidang pelajaran matematika, namun juga mencakup mata pelajaran lainnya.
Acara rapat dan workshop ini diakhiri dengan modeling pembelajaran pendidikan matematika realistik.

Dalam hal ini, Ibu Erna Wirna, MPd, selaku guru mitra PMRI bertindak sebagai guru model.

  • Whatsapp

Related posts