Update, Kasus Baru Covid-19 Tambah 135 Orang, Dirawat 2000 Orang

  • Whatsapp

Banda Aceh—Kasus baru konfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh Bertambah lagi sebanyak 135 orang dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, dalam periode waktu yang sama sebanyak enam orang meninggal dunia. Penderita Covid-19 yang kini dirawat di seluruh Aceh sudah mencapai 2.014 orang.

Hal tersebut disampaikan secara tertulis oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Sabtu (22/5/2020).

Bacaan Lainnya

“Korban Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah. Mantan Gubernur Aceh, Bapak Syamsuddin Mahmud juga meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh, tadi sekira pukul 10.50 WIB. Kita sangat kehilangan dan berduka, Innalillahi wa innailaihirajiun…,” ujarnya lirih.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menuturkan, saat ini kasus aktif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 2.014 orang. Padahal, pada Maret lalu sudah turun di bawah seribu orang. Kasus-kasus harian terus bertambah sejak pertengahan April 2021, sehingga pasien Covid-19 yang dirawat saat ini sudah lebih dua ribu orang.

Ia menjelaskan, sebahagian besar penderita Covid-19 di Aceh merupakan penderita tanpa gejala, atau memiliki gejala ringan, sehingga banyak yang melakukan isolasi mandiri. Gejala yang mereka derita tidak perlu diatasi dengan peralatan medis, karena itu dibolehkan isolasi di rumah masing-masing, namun dalam pantauan ketat petugas kesehatan kecamatan.

Sementara pasien Covid-19 yang kini dirawat di rumah sakit di seluruh Aceh sebanyak 387 orang, yakni 26 orang dirawat di Respiratory Intensive Care Unit (RICU), dan 361 pasien lainnya dirawat di ruang perawatan isolasi rumah sakit. Penggunaan tempat tidur yang ada sudah mencapai 31,7 persen di RICU, dan 47,1 persen ruang isolasi rumah sakit.

Mari kita doakan penduduk Aceh yang sedang menderita Covid-19 segera sembuh dan tidak ada lagi yang meninggal dunia. Kasus-kasus meninggal dunia itu hendaknya menjadi pembelajaran kita untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan. Bila tidak, virus corona terus bergerak leluasa memakan korban, termasuk orangtua kita, kata SAG.

“Mari kita lindungi diri dan keluarga dan orangtua kita dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ajak Jubir SAG lagi.

Data akumulatif

TOKO CCTV
Melayani Penjualan & Pemasangan CCTV / Security System Wilayah Aceh
+62812 6461 7339

Jasa Pembuatan Website SEO Personal / Instansi / Kantor / Sekolah
+6252 1150 5391

Pos terkait