Wanita Bersepeda Lecehkan Syariat Islam, Dirut ARI Desak Aparat Proses secara Qanun Jinayat

  • Whatsapp

Banda Aceh- Muhammad Syarif, SHI.M.H Dirut Aceh Research Instituet (ARI) yang juga Sekjen DPP ISKADA Aceh mendesak Kelompok wanita , saat gowes menggunakan pakaian seksi, untuk di proses secara hukum yang berlaku, Ini adalah pelecehan sistematis penerapan Syariat Islam.

Para wanita  yang viral di media sosial dengan durasi video 5 detik dan photo-photo berpakaian seksi ini mengundang berang sejumlah tokoh Pemuda Aceh. Walikota Banda Aceh pun ikut berang dan memerintahkan Satpol PP dan WH untuk menangkap Wanita tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat membuat heboh Warga Kota Banda Aceh hari Minggu, 5 Juli 2020, kemarin.

Pihak pemerintah kota dan Satpol PP, belum tahu kelompok wanita itu, datang dari mana. Bahkan, diketahui setelah Foto-foto dan video yang beredar di sosmed jadi viral dan menggegerkan warga kota. Dalam foto dan video memperlihatkan sekitar 10 wanita bergowes ria keliling Kota Banda Aceh.

Menggunakan baju sexy senada berwarna pink dan tak menggunakan jilbab mengundang amarah warga kota. Di akun-akun sosmed, netizen juga ikut berkomentar dengan nada mengecam aksi tersebut.
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman pun bereaksi keras atas kejadian tersebut.

Ia meminta Satpol PP dan WH menangkap para pelaku dan digelandang ke kantor untuk diberikan pembinaan.

Muhammad Syarif mengutuk kejadian yang sengaja divideokan serta membuat gaduh dan menodai penerapan syariat Islam di Aceh, jika perlu kelompok Wanita Siluman ini diusir dari Bumi Tanah Rencong. Syarif juga berharap Wanita Siluman ini meminta maaf pada seluruh rakyat Aceh dan meminta kejadian ini tidak terulang lagi.

Related posts