35 Santri dan Guru Dayah di Banda Aceh Dilatih Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp

Banda Aceh – Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dayah di Badna Aceh, Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Kota Banda Aceh akan melaksanakan Pelatihan Ekonomi Kreatif bagi santri dan guru dayah.

Kegiatan yang berlangsung sejak 14 hingga 16 September 2020 di Aula Disperindagkop UKM Kota Banda Aceh, diikuti oleh 35 orang peserta.

Read More



Pelatihan yang bertajuk “Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Dayah” ini dibahani oleh tiga pemateri, yaitu; Ir, Saiful Bahri, SE Pejabat Disperindagkop dan UKM, membahas tentang Urgensi Koperasi Dayah”, M. Mulyakhan praktisi ekonomi kreatif mengupas tentang Prospek Ekonomi Kreatif Dayah di Banda Aceh dan Tarmizi M. Daud unsur Dewan Pengawas Syariah, mengupas tentang Bisnis dalam Islam.

Kepala Disdik Dayah Tgk.Tarmizi M. Daud, S. Ag, M.Ag mengatakan bahwa Acara ini penting dilakukan guna memberikan pemahaman tentang urgensi Kemandirian Ekonomi Dayah, apalagi tahun 2027 Dana Otsus sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 akan berakhir, maka dari itu dituntut dayah/ pondok pesantren harus mampu melahirkan sumber pendapatan, sehingga dayah benar-benar mandiri.

Sementara Muhammad Syarif, SHI,M.H Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 35 orang peserta yang terdiri dari santri atau guru yang mengelola Koperasi Dayah.

Lebih lanjut Syarif mengatakan nantinnya peserta akan dibuat simpul-simpul ekonomi kreatif di setiap dayah dengan melibatkan stakeholder sebagai pondasi awal dalam mewujudkan kemandirian Ekonomi Dayah di Kota Banda Aceh (SM)

Related posts