Bakesbangpol Adakan FGD Gagasan Strategis

  • Whatsapp

Banda Aceh – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Lembaga Inovasi Indonesia adakan Forum Group Discussion (FGD) Pembentukan Peta Kajian Strategis Penyelenggaraan Pemerintah Kota Banda Aceh Secara Jangka Pendek, menengah dan panjang, di aula dinas setempat, sejak 3-4 November 2020.

FGD ini bertujuan untuk menambah gagasan atau memberi gagasan dalam bentuk kajian starategis guna penyelenggaraan pemerintah Kota Banda Aceh agar lebih progressif dalam mewujudkan visi dan misinya.

Read More





Sekretaris Bakesbangpol Banda Aceh Ir. Yustanidar mengatakan sangat mengapresiasi atas keberlangsungan kegiatan ini.

“Hasil tujuan FGD untuk membuat buku, dan ini sangat bagus sekali. Karena kita belum pernah buat kajian ini, jadi buku ini juga dikaji oleh tim yang ahli di bidangnya, kita harapkan dengan buku ini dapat menghasilkan satu kajian yang berdaya guna untuk kita semua khusunya di Kota Banda Aceh,” kata Yustanidar.

Zulfata, M. Ag selaku Kepala Pelaksana mengatakan bahwa tujuan diadakan FGD ini ialah untuk menambah atau memberi gagasan dalam bentuk kajian starategis guna penyelenggaraan pemerinta Kota Banda Aceh agar lebih progressif dalam mewujudkan visi misinya.

“Hasil FGD ini tentunya menjadi pertimbangan bagi Wali Kota Banda Aceh kemudian seluruh perangkat kerja dinas terkait untuk segera mengevaluasi apa yang perlu dievaluasi juga meningkatkan yang perlu dilanjutkan,” kata Zul saat dikonfirmasi (5/11/2020).

Ia menambahkan bahwa Melibatkan tenaga ahli atau pakar, seperti ketua Asosiasi Gampong Kota Banda Aceh, perwakilan mukim, perwakilan akademisi sektor ekonomi-politik maupun ekonomi syariah.

“Juga hadir dari Bappeda, mantan birokrasi juga tokoh internal Pemerintah Kota Banda Aceh yang juga disentuh sebagai bahan kajian tersebut,” jelasnya.

Zuk berharap, setelah FGD ini ialah berupaya untuk memberikan pemerintah Kota Banda Aceh semakin baik, menjadi patokan awal kerangka pikir dan gagasan. Sehingga siapapun pemimpin selanjutnya untuk segera melanjutkan hal-hal yang baik.

“Rekomendasi FGD ini akan bermanfaat untuk calon pemimpin kedepan dalam mengelola Banda Aceh yang lebih baik,” ungkap Zul.

“Kita mendorong gagasan konstruktif untuk perbaikan Banda Aceh dalam jangka waktu 5-10 tahun kedepan. Hadirnya FGD ini untuk memberikan daya dorong atau nilai tambah agar pemkot dapat menjadikan Kota Banda Aceh yang damai sejahtera, dan mampu membaca peluang di masa depan,” tutupnya.

Related posts