Bapak Wali Kota Buka Pelatihan Penerapan CHSE untuk Sektor Perhotelan

  • Whatsapp

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman membuka secara resmi Pelatihan Penerapan Cleanliness Health Safety and Environment (CHSE) untuk sektor perhotelan, Kamis 3 Desember 2020 di Hermes Palace Hotel.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Banda Aceh tersebut, diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari para pelaku industri pariwisata bidang perhotelan. Selama dua hari, mereka akan diberi berbagai pembekalan seputar strategi pengembangan pariwisata di era pandemi Covid-19.

Read More





Dalam sambutannya, Aminullah menekankan pentingnya pelatihan dimaksud. “Karena cara pandang publik terhadap hotel sudah berubah. Kalau dulu pelayanan dan keamanan, kini kebersihan dan kesehatan yang paling disorot terutama dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Ia pun meminta pihak pengelola hotel untuk senantiasa memperhatikan prokes 4M pencegahan Covid-19. “Bagaimana agar kamar dan fasilitas lain di hotel selalu dibersihkan agar steril dari virus Corona, di samping ketersediaan tempat cuci tangan dan pendeteksi suhu tubuh bagi para tamu. Seluruh pegawai hotel juga harus secara rutin dicek kesehatan.”

Dengan begitu hotel akan semakin dipercaya oleh wisatawan sehingga bisnis perhotelan mampu bangkit kembali. “Sejak menjabat wali kota, saya all out mengembangkan pariwisata. Berdasarkan jumlah hunian hotel, jumlah kunjungan wisatawan naik drastis dari 218 ribu orang pada 2017 menjadi 505 ribu pada 2019. Namun sekarang berkisar 135 ribu wisatawan akibat terdampak pandemi. Ini yang harus kita genjot kembali,” katanya.

Aminullah kemudian menyampaikan perkembangan terakhir Covid-19 di Banda Aceh. “Alhamdulillah dalam tiga hari terakhir tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Angka kesembuhan kita juga di atas rata-rata provinsi, nasional, bahkan global, yakni mencapai 93,1 persen. Dan semoga dalam minggu ini kita bisa masuk ke dalam zona kuning dan selanjutnya zona hijau,” katanya lagi.

Sebelumnya di tempat yang sama, Kadispar Banda Aceh Iskandar melaporkan kegiatan yang digelar hingga Jumat besok itu bertujuan untuk mengimplementasikan program CHSE di sektor perhotelan dalam rangka penerapan new normal. “Ini salah satu upaya kita untuk menciptakan hotel tangguh cegah Covid-19,” katanya.

“Pesertanya kita bagi dalam dua angkatan, hari ini 59 orang dan besok 50 orang lagi. Mereka terdiri dari para pelaku industri pariwisata bidang perhotelan di Banda Aceh. Materi yang diberikan mulai dari pengembangan pariwisata di tengah pandemi, upaya pencegahan Covid-19, hingga arah kebijakan pariwisata kota ke depan,” ungkapnya.

Related posts