Darwati: Mengapa Hakim Membebaskan Pelaku Pemerkosaan?

  • Whatsapp

Banda Aceh – Anggota DPR Aceh, Darwati A. Gani menyampaikan protesnya terhadap putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh yang membebaskan pelaku pemerkosaan terhadap keponakan di Lhoknga, Aceh Besar.

Hal itu disampaikan Darwati A Gani, politisi PNA Dapil 1 dalam siaran pers rilisnya, Senin (24/5/2021).

Read More

Sebelumnya, pada persidangan tingkat pertama di Mahkamah Syar’iyah Jantho ayah kandung korban juga dibebaskan.

“Ini putusan yang mengkhawatirkan bagi upaya hukum terhadap kasus-kasus kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak”, kata Darwati.

Menurut Darwati, dirinya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat yang mempertanyakan alasan hakim membebaskan pelaku dan bagaimana nasib korban ke depannya. Karena menurut informasi, ibu korban telah meninggal.

“Mahkamah Syar’iyah Aceh perlu segera memberi penjelasan kepada masyarakat mengapa pelaku dibebaskan. Karena ini terkait dengan kondisi korban yang pasti akan kembali mengalami ketakutan dan trauma”, lanjut Darwati.

Aceh memiliki Qanun Jinayah yang salah satunya mengatur tentang jarimah pemerkosaan. Darwati berharap Qanun Jinayah harus benar-benar ditegakkan agar dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku pemerkosaan.[ril]

Related posts