KITA Turut Meriahkan Festival Kupi Kutaraja

  • Whatsapp

Banda Aceh – KITA (Koperasi Industri Tanyoe Aceh) turut hadir dalam rangka memeriahkah Festival Kupi Kutaraja yang berlangsung di Banda Aceh pada Sabtu sampai Senin, 27 Februari – 1 Maret 2021 yang bertema ‘From Our Hospitality to Your Cup’.

KITA merupakan koperasi yang dibentuk dan diprakarsai oleh para pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas UMKA (Usaha Mikro Kecil Aceh) yang di koordinir oleh Edi Sandra raja bumbu masak Meurasa dan juga dipercayakan sebagai Ketua KITA.

Adapun keanggotaan KITA yaitu para pelaku usaha dengan berbagai produk dan merek yang terdiri dari Meurasa (Bumbu Instan Aceh), King soka (Kepiting Lunak Frozen),Fakinah (Sambal Teri & Abon Keumamah), Carak (VCO & Minyak Goreng Kelapa),Bangket (Pisang Raket & Ikan Kering), Yoori (Healthy Food), Azma Risoles (Aneka Kue Basah), Nonad (Donat), Huha Food (Aneka Sambal), Chanza Khanna (Makaroni Krenyess), Deah Cake (Aneka Kue Hantaran), JR Cake (Aneka Kue Tradisional), Narizki (Keripik Pisang), Aufavivi (Olahan Kedelai), Nubord.Id (Fashion Anak), Likasa (Fashion Muslim), A2R Collection (Konveksi), Nasya Tailot (Konveksi), Aela Handmade (Fashion Anak), Moesen Garden (Gardening) & HAINA MADU (Madu Murni Asli Hutan.

Kehadiran KITA di event Festival Kupi Kutaraja telah memberi warna tersendiri. Dimana KITA tampil di bagian Food Festival. KITA diminta untuk mendemokan pembuatan kue tradisional Aceh seperti Kue Karah yang saat ini semakin langka baik dari segi produksi dan peminatnya. Selain itu KITA juga diminta untuk mengikuti lomba pembuatan kue Apam dan Timphan yang diwakili oleh anggota KITA yaitu Meurasa & Azma Risoles.

Dalam kesempatan ini Edi Sandra selaku Ketua Koperasi KITA yang turut di dampingi oleh Sekretaris Dian Tamara Nasution memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh terutama Dinas Kebudayaan & Pariwisata Aceh selaku penyelenggara event ini.
Namun disayangkan karena kita masih berada dalam situasi pandemi Covid 19 sehingga ada pembatasan jumlah pengunjung dan juga dengan penerapan prokes Covid 19.

KITA berharap festival seperti ini bisa dilakukan secara rutin satu tahun sekali atau dua kali dalam satu tahun dengan harapan event-event seperti ini mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk bangkit dalam rangka membangun ekonomi kreatif dan Aceh harus keluar dari klaim sebagai salah satu provinsi termiskin. Bersama KITA kuat menuju Aceh yang hebat, demikian tutup Edi Sandra.

  • Whatsapp

Related posts