Langgar Perwal, 7 Warung Disegel

  • Whatsapp

Banda Aceh, – Menindaklanjuti kegiatan operasi yustisi Satgas Covid19 hari sebelumnya, tim subsatgas penegakan hukum Satgas Covid 19 Aceh dan subsatgas penegakan hukum Satgas Covid 19 Banda Aceh yang terdiri dari unsur personel Polda Aceh, Polresta Banda Aceh, Kodam Iskandar Muda, Kodim Banda Aceh, Satpol PP Provinsi Aceh dan Satpol PP Kota Banda Aceh serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh.

Kegiatan itu dipimpin oleh Karoops Polda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh dan Kapolresta Banda Aceh kembali menggelar kegiatan oparasi yustisi serta penegakan hukum atas pelanggaran UU kekarantinaan, peraturan Gubernur dan peraturan walikota serta aturan-aturan protokol kesehatan di masa pandemi ini, Sabtu (22/5/2021) malam.

Read More

Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito kepada wartawan mengatakan ketujuh warkop yang disegel adalah Dhapu Kupi, Warkop KPK, Like Kupi, Remember Coffee, Dua Satu Dua Atjeh Coffee, Sumber kopi, Awayna Kopi.

“Ada warung makan di sekitar Simpang Surabaya juga disegel,” tegas Agus Sarjito di Banda Aceh, Minggu (23/5/2021).

Pemasangan police line mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh Nomor 20 Tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19.

Kegiatan malam ini bukan lagi peringatan, namun melakukan penindakan berupa pembubaran kerumunan dan penyegelan beberapa tempat yang digemari masyarakat masyarakat sehingga berpotensi kuat menjadi klaster penyebaran covid.

Berdasarkan Peraturan Walikota Banda Aceh nomor 20 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Usaha Makanan dan Minuman Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 Bab 3 pasal 3 berbunyi :

Setiap pelaku usaha berkewajiban melakukan upaya pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid 19 pada kegiatan usahanya;

Kegiatan usaha makanan dan minuman mulai beroperasi setiap harinya pukul 05.30 WIB samoai dengan 23.00 WIB.

Beberapa caffee dan kedai kopi kedapatan petugas masih buka dan melayani pengunjung, sehingga petugas melakukan tindakan tegas memasang police line, membuat Berita Acara penindakan di tempat serta menyita beberapa KTP pengelola lokasi tersebut.

Secara resmi, berita acara penindakan malam ini akan dikirim ke Satpol PP Kota Banda Aceh untuk dilakukan proses penegakan hukum dan diberi sanksi atas penaggaran tersebut seperi : penutupan sementara, pencabutan ijin usaha atau pembayaran denda.[]

Related posts