Lembaga Gaza Internasional Foundation Audiensi dengan MPU Kota Banda Aceh

  • Whatsapp

Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh menerima audiensi dari Gaza Internasional Foundation (GIF) di aula kantornya, Kamis (28/1/2021).

Kedatangan GIF ke MPU Kota Banda Aceh untuk meminta rekomendasi terkait penerapan metode tahfidz Al-Qur’an di Gaza.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk DR Damanhuri Basyir mengatakan, pihaknya masih perlu kerja sama dan diskusi terkait penerapan metode tersebut di Kota Banda Aceh. Pasalnya, saat ini katanya, di Banda Aceh sendiri melalui Dinas Pendidikan sudah memiliki beberapa metode.

“Kesimpulannya diskusi ini adalah membahas sebuah metoda cepat dalam menghafal Al-Qur’an, selanjutnya nanti kepada pihak terkait akan mengambil langkah-langkah selanjutnya sesuai dengan kapasitas dan kondisi yang ada di tempat penerapannya,”

Ia menjelaskan, pihaknya tidak bisa memutuskan metode mana yang terbaik dalam menghafal Al-Qur’an melainkan melalui uji lapangan dan penerapannya.

“Kita tidak bisa katakan inilah yang paling bagus, pasti dan cocok. Hendaknya kita melihat dan memperhatikan lagi metoda yang bakal diterapkan. Kita khawatir metoda yang sudah diterapkan di Dinas Pendidikan saat ini sudah ada jangan nanti yang ini belum matang datang lagi metoda lain,” jelasnya.

Untuk itu ia meminta waktu untuk kerja sama dan berdiskusi terkait metode tahfiz tersebut guna mewujudkan Program Wali Kota Banda Aceh 1000 Hafidz.

“Untuk itu perlu waktu kerja sama, sharing di dalam metode yang isinya satu bagaimana Banda Aceh ini lebih maju di bidang tahfiz Al-Qur’an dan Program Wali Kota Banda Aceh 1000 Hafiz bisa terlaksana dengan cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris GIF Irhamullah mengatakan, kedatangan mereka ke MPU Kota Banda Aceh untuk menjelaskan program terkait metode tahfiz Algaza dan kemudian meminta rekomendasi dari pada ulama di Kota Banda Aceh.

“Kita mencoba meminta solusi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menerapkan metode ini,” ujarnya.

“Harapannya kita bisa masuk ke sekolah-sekolah bisa menjelaskan itu dan ini dan mudah-mudahan nanti bisa cocok dengan tradisi kita yang ada di Banda Aceh.”

  • Whatsapp

Related posts