Tenis Wali Kota Cup I 2021 Mulai Buka Pendaftaran

  • Whatsapp

Banda Aceh – Dalam rangka meningkatkan geliat dan prestasi olahraga tenis, Pemko Banda Aceh berkolaborasi dengan Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) akan menggelar turnamen tenis yang bertajuk Wali Kota Cup I 2021.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (10/12/2020) mengatakan pendaftaran mulai dibuka 11 Desember.

Read More





Sementara pelaksanaan turnamen berhadiah total Rp50 juta ini akan digelar pada 8 s/d 10 Januari 2021.

“Mulai kita buka pendaftaran hari ini agar klub-klub memiliki waktu yang cukup untuk mendaftar dan mempersiapkan timnya. Pelaksanaan turnamennya pada 8 s/d 10 Januari tahun depan dengan harapan pandemi Covid-19 akan berakhir,” ujar Aminullah.

Lanjut wali kota, turnamen yang mengusung tema ‘Meningkatkan Imunitas dan Menjalin Silaturrahmi’ ini pesertanya dibolehkan dari Instansi, Pengprov dan Pengcab, BAVETI dan dari klub-klub yang terdaftar di Pelti atau BAVETI.

Turnamen tenis ganda beregu ini menggunakan format setengah kompetisi, dimana setiap klub akan memainkan 5 partai ganda. Maksimal klub yang diterima mendaftar sebanyak 32 klub tenis dengan masing-masing klub mengirim 5 pasangan ganda.
“Turnamen ini, selain untuk meningkatkan imunitas tubuh juga menjadi ajang memperkuat silaturrahmi sesama insan tenis. Dan tentu saja akan memberikan multiplier effect bagi masayarakat Banda Aceh karena akan banyak peserta yang datang dan akan membelanjakan uangnya di sini,” kata Ketu MES Provinsi Aceh ini.

Sementara itu, Ketua Panitia turnamen, Said Mukarram menyampaikan turnamen tenis beregu Wali Kota Cup I ini akan mempertandingkan Kelompok Umur (KU). Ada KU 120 dengan minimal usia petenis 60 tahun, KU 110 (Usia minimal 55 tahun), KU 100 (Usia minimal 45 tahun), KU 90 bebas dan Kelompok Umur Putri minimal 40 tahun.

“Jadi masing-masing klub harus mengirimkan lima pasangan termasuk ganda putri,” kata sosok yang akrab disapa Waled ini seraya menyebutkan turnamen ini nanti tidak dipungut biaya pendaftaran.

Turnamen ini khusus diperuntukkan bagi para petenis dari seluruh Aceh, syaratnya dengan menunjukkan KTP berdomisili di Aceh. Pendaftaran akan ditutup ketika sudah ada 32 klub, karena turnamen ini akan dibagi dalam 8 grup dimana masing-masing grup terdiri dari 4 klub.

Lanjutnya, sesuai arahan Wali Kota, event yang berhadiah total Rp50 juta itu akan digelar dengan protokol kesehatan ketat. Setiap yang terlibat dalam turnamen tersebut, baik pelatih, official, wasit hingga penonton wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai amanah Perwal 51 Tahun 2020.
“Harus menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Panitian akan memastikan ini bisa berjalan. Di lapangan juga diatur jarak penonton. Bagi pemain ketika usai berlaga juga wajib mematuhi prokes,” kata Waled.[]

Related posts