Terkait Marak Narkoba, DPP IKAN Merasa Prihatin

  • Whatsapp

Banda Aceh – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPP IKAN), Syahrul Maulidi, SE, M.Si merasa prihatin terhadap kondisi Aceh saat ini, terkait dengan dahsyatnya gempuran narkoba yang masuk ke Aceh. Bahkan sudah semakin parah dengan kembali tertangkapnya salah satu anggota DPRK Bireuen.

“Kondisi ini mengharuskan pemerintah Aceh dan seluruh lembaga terkait untuk melakukan langkah-langkah strategis guna menghadapi permasalahan narkoba ini,” tegas Syahrul Maulidi, Jumat (23/4/2021).

Read More





Syahrul Maulidi menyatakan sekarang sudah ada Qanun No.18 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.

Selain itu, Aceh juga sudah ada Tim Terpadu Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Tim Terpadu P4GN ini setahu saya diketuai Gubernur Aceh dan Sekda sebagai Wakil Ketua,” jelas pegiat anti narkoba kepada media.

Ia mempertanyakan fungsi tim ini. Karena sampai sekarang sama sekali belum terlihat apa pun yang dilakukan oleh Tim Terpadu P4GN Aceh.

Harapannya, tim tersebut jangan diam saja dengan kondisi saat ini. Jangan hanya sebatas simbol semata. Sebaiknya, Gubernur Aceh selaku ketua tim segera mengevaluasi mengubah struktur tim tersebut, agar berfungsi sebagaimana mestinya.

Syahrul berharap kepada bapak Gubernur Aceh agar melibatkan para pegiat dan aktivis anti narkoba didalam Tim Terpadu P4GN Aceh. Saya yakin dengan masuknya para pegiat dan aktivis anti narkoba akan sangat membantu Tim Terpadu P4GN dan bahkan Pemerintah Aceh dalam upaya menanggulangi permasalahan narkoba ini.

Syahrul juga menyatakan, jangan biarkan saja kondisi darurat narkoba terus terjadi. Sudah banyak korban penyalahgunaan barang haram ini di Aceh.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh mendata, 82 ribu lebih orang Aceh terlibat penyalahguna narkoba. Bahkan secara nasional Aceh berada di peringkat ke enam prevalensi penyalahguna narkoba.

“Ayo pak gubernur, kita bersatu dan bersinergi secara serius dan konsisten dalam menghadapi permasalahan narkoba di Aceh. Mari kita selamatkan generasi Aceh dari cengkraman darurat narkoba,” ajak Syahrul.

Related posts