Tim Gabungan BPBD Evakuasi Jenazah Korban yang Hilang  

  • Whatsapp

Banda Aceh – Tim gabungan BPBD Kota Banda Aceh, Polsek Syiah Kuala, Basarnas Banda Aceh, PolAirud Polda Aceh dan Rapi Banda Aceh telah mengevakuasi jenazah korban yang hilang di Perairan Syiah Kuala di Pelabuhan Ulee Lheue, Rabu (4/11/2020).

Baca juga : warga rukoh -blangkrueng protes macrons

Read More





Jenazah korban pertama kali terlihat oleh kapal penumpang Jasa Bunda tujuan Banda Aceh – Pulo Aceh yang sedang melintas di di sekitar Arus Besar Aceh Besar.

Kepala BASARNAS Banda Aceh Budiono S.E., M.M mengatakan bahwa pencarian telah dilakukan mulai tanggal 31 Oktober 2020 Pukul 23.15 Wib hingga 4 November 2020 hari ini dengan teknik penyisiran laut.

“Hari ini hari kelima, jenazah pertama kali ditemukan oleh kapal penumpang Banda Aceh – Pulau Aceh sekitar pukul 9:00 kemudian dilaporkan ke radio pelabuhan selanjutnya diteruskan ke Basarnas. Tim SAR gabungan yang mendapat informasi tersebut langsung menuju ke lokasi,” kata Budi.

Budi melanjutkan bahwa setelah di evakuasi, jenazah langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

“Saat ini telah dibawa ke RSUZA untuk di otopsi dan visum memastikan untuk apakah benar itu korban yang kita cari,” jelasnya.

Budi menambahkan bahwasanya untuk hasil visum baru akan keluar dalam waktu dua minggu dari Sekarang.

“Namun dari pihak keluarga telah memastikan itu benar adalah korban yang hilang tempo hari,” ungkapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Rizal Abdillah, S.Sos, M. Si mengapresiasi kinerja tim gabungan dalam pencarian korban tenggelam.

“Ke depan hendaknya seluruh nelayan ataupun pengguna boat harus melengkapi dirinya dengan baju pelampung sehingga dapat memperkecil resiko tenggelam. Kepada keluarga yang ditinggalkan supaya dapat bersabar menghadapi musibah ini,” tutupnya.[]

Related posts