JelangTahun Ajaran Baru, SMA Negeri 1 Kuala Laksanakan Penyusunan RPP 1 Lembar

  • Whatsapp

BIREUEN —- SMA Negeri 1 Kuala, Samalanga Kabupaten Bireuen mempersiapkan diri lebih awal menyongsong tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juli 2020 mendatang.

Sebanyak 40 guru PNS dan Non PNS SMA, Negeri 1 Kuala mau menghabiskan masa liburannya demi untuk meningkatkan Kompetensi dalam bidang penyusunan RRP selembar dam pelatihan microsoft Words 165 dari pemateri Yusniar MPd.

Materi yang diberikan tiga hari, mulai tanggal 8-11Juli 2020 semua peserta peserta yang ikut pelatihan sesuai dengan protokol kesehatan yang diterima dengan antusias oleh seluruh peserta pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, pemateri dalam presentasinya bagaimana cara membuat RPP selembar untuk proses pembelajaran secara tatap muka jika siswa harus ke sekolah dalam bentuk shift dan Microsoft Words bila keberlanjutan pembelajaran dari rumah secara daring.

RPP selembar dan microft Words 165 menurutnya perlu diimplementadikan kepada Guru baik PNS maupun Non PNS sebagai acuan bagi guru dalam proses pembelajaran nantinya.

“Dimana guru tetap melayani siswa secara optimal, melalui pembelajaran tatap muka atau secara daring.

Dikatakannya, RPP merupakan acuan pembelajaran berbasis tapap muka merupakan hal yang sangat penting, jika perlu agar tidak terjadi prolema dalam prosa mengajar di kelas di setiap satuan pendidikan.

Selain itu  Yusniar  mengatakan, materi yang diberikan kepada guru dapat di aplikasikan kepada siswa dalam proses pembelajaran di setiap sekolah. Selain materi, seluruh guru baik PNS dan non PNS SMA Negeri 1 Kuala Kabupaten Bireuen dapat berinovasi dan berkriasi dalam mengembangkan RPP yang sesuai dengan kebutuhan para perserta didik.

Kepala SMA Negeri 1 Kuala Kabupaten Bireuen Jummiati S.Pd., M.Pd mengatakan, sekolah yang dipimpinnya memiliki prospek yang bagus untuk mempertahankan siswa dalam proses pembelajaran dengan baik, sesua dengan harapan orang tua, dan masyarakat

“Selain itu, SMA 1 Kuala Kabupaten Bireuen memiliki guru dan tenaga kependidikan yang memiliki komitmen untuk melayani siswa dan orang tua, yang juga daerah yang menyediakan pembelajaran secara daring,” katanya.

Kemudian sekolah ini juga memiliki jaringan interna bilapun proses Pembelajaran harus dilaksanakn harus berani dan kesiapan ini sudah di siapkan jauh sebelumnya untuk dapat melakukan proses pembelajaran,” pungkas Jummiati. [Hamdani]

  • Whatsapp

Related posts