Memori  Harianku

  • Whatsapp

Oleh: Khairunnisak (Siswa kelas V SDN Simpang Tiga)

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Setiap hari aku selalu dibangunin oleh ibu untuk shalat shubuh.
Nisak,,,Nisak,,, bangun nak sudah waktunya shalat shubuh. Suara tersebut setiap pagi kudengar dari ibu yang membangunkan aku.
Iya bu, saya bangun, jawabku.

Read More





Aku keluar kamar dan langsung ke kamar mandi untuk mencuci muka lalu berwudhu’, dan aku tidak lupa membaca do’a sesudah wudhu’.

Lalu aku dan ibuku shalat bersama.

Sesudah shalat aku membaca buku sebentar, lalu pergi mandi, dan ibu menyiapkan sarapan pagi, setelah itu kami sarapan bersama.

Aku mempersiapkan diri ke sekolah memakai seragam dan sepatu. Sebelum berangkat aku bersalaman dulu dengan ayah, ibu dan kakakku.

Aku pergi ke sekolah tidak diantar, tapi dengan bersepeda, dijalan aku berjumpa dengan teman-teman, kamipun berangkat sekolah bersama-sama.

Tiba di sekolah kami disambut oleh bapak dan ibu guru dipintu pagar sekolah, dan aku menyalami bapak dan ibu guru.

Jam 7.30 bel sekolah berbunyi, kami masuk keruang kelas untuk belajar, saat belajar ada siswa dikelas aku yang nakal, ibu guru sedang menjelaskan anak nakal asik bermain-main dan lari-lari.

Siang hari jam belajar selesai, di sekolah ada jam belajar sore, aku tidak pulang lagi kerumah. Aku dan teman-temanku makan nasi bersama di sekolah, lalu kami shalat zhuhur bersama. Begitulah cerita sehari-hariku bersama orang-orang yang kusayangi, bagaimana ceritamu kawan ?.

Jam 2.00 siang kami belajar lagi bersama bu guru, di sore hari ini kami belajar hafalan, setelah itu kami menyetor hafalan ke ibu guru.

Jam 4.00 sore kami boleh pulang, aku pulang bersama kawan bersama-sama. Sampai dirumah aku membantu ibu mencuci piring, dan merapikan rumah.

Di rumah aku shalat ashar, setelah shalat ashar aku pergi mengaji ke TPA di mesjid Lamkrak, aku belajar di TPA sampai jam 6.00 sore, pulang dari TPA aku beristirahat sebentar sambil menunggu waktu untuk pergi mengaji malam.

Pulang dari mengaji malam aku langsung shalat i’sya bersama ibuku, lalu belajar sebentar dan melihat roster untuk pelajaran besok, setelah belajar aku tidur bersama ibuku.

Related posts