Pengalaman Pertama Lomba Pidato

  • Whatsapp

Oleh : Alif Maulidi (Siswa Kelas V/A SDN Simpang Tiga )                 SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Jam 07.00 pagi aku berangkat ke sekolah, aku selalu cepat datang ke sekolah agar tidak terlambat, karena bila sudah jam 8.00 wib pintu pagar akan dikunci. Didepan sekolah guru sudah menanti untuk menyambut kedatangan kami dan bersalaman.

Tiba-tiba aku dipanggil oleh ibu Sabariah, ibu sabariah adalah guru agama di sekolah kami SDN Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar.
Ibu Sabariah bertanya kepada saya,

Read More





Alif apa kamu mau ikut lomba pidato ?,

Aku terkejut dan merasa takut, lalu aku menjawab.

Saya takut bu,saya belum pernah ikut lomba berpidato !.

Ibu guru berkata lagi;
Mengapa harus takut nanti ibu juga ada disana temanin Alif, dan mulai sekarang Alif harus latihan berpidato dan ibu yang akan ajarin Alif ya !.
Lalu aku mengiyakan dengan sedikit lesu.

Sebenarnya aku masih sangat deg-degan dan sangat merasa takut., aku belum pernah berpengalaman ikut lomba pidato.

Selama satu minggu aku latihan pidato yang dibimbing oleh ibu Sabariah.

Tibalah hari H untuk mengikuti lomba, lomba diadakan di SDN Sibreh, kecamatan Sukamakmur Aceh Besar didalam ruang kelas.

Aku melihat banyak juga siswa-siswi yang akan ikut lomba pidato, dalam hati aku terus berdo’a dengan jantungku yang terus dag-dig-dug, aku sangat merasa takut.

Sampai di tempat perlombaan aku didaftarkan oleh bu guru, dan aku masuk keruang lomba untuk menunggu giliran dan akan dipanggil oleh juri.

Tiba-tiba namaku dipanggil juri, Ya Allah aku semakin gemetar, tapi aku harus percaya diri, aku harus melawan rasa takutku dengan langkah pasti aku langsung maju kedepan dan mulai berpidato. Waktu untuk berpidato diberikan selama tujuh menit. Akhirnya selesai juga aku membawakan pidato dan aku langsung duduk kembali,satu persatu pererta tampil berpidato, akhirnya selesai juga semuanya.

Aku dan semua peserta beristirahat sejenak sambil menunggu pengumuman para juara.

Hatiku berdebar lagi, apa aku akan mendapat juara.

Kini tiba saatnya pengumuman, kami berkumpul kembali untuk mendengarkan hasil lomba. Alhamdulillah namaku dipanggil oleh juri, dan aku mendapat juara II tingkat UPTD II.

Bu guru dan aku sangat senang sekolah kami mendapat juara walaupun juara II, dan setelah itu aku tidak pernah takut lagi untuk naik ke atas panggung,,,siapa takut.

Related posts