Sensasi Pedas dari Simpang Aneuk Galong

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH—Bila anda dari Banda Aceh menuju Sigli, posisinya persis 50 meter sisi kiri setelah Tugu Pesawat Maimun Saleh, Simpang Aneuk Galong. Saya tidak tahu apakah “sagi” ini masuk wilayah Montasik atau Sibreh.

Jam baru menunjukkan pukul 5.40 WIB. Persis beberapa saat jamaah subuh di mesjid atau meunasah baru saja menyelesaikan komunikasi spiritualnya dengan Sang Khalik. Ya, persis ketika sebagian orang masih tertidur dan tidak Shalat Subuh, tapi di tempat ini sudah ramai. Tempatnya sangat sederhana, sesederhana beberapa bola pijar yang menerangi redup redup warung itu yang kualitas terangnya sekedar bisa melihat bulu badan kita.

Read More





Tapi di banyak tempat penjualan makanan di Aceh, kesederhanaan tempat tidak simetris dengan kualitas citarasa makanan yang dijualnya.

Banyak tempat sederhana, bahkan tidak menarik, tapi kualitas citarasa makanannya luar biasa. Begitu juga dengan harga yang dibandrol, harga kaki lima, rasa bintang lima.

Nah, kondisi inilah , pagi ini hendak saya reportasekan kepada pemburu dan penikmat kuliner Aceh.

Sebagaimana anda tahu, di berbagai pojok Banda Aceh dan Aceh Besar , pagi dan malam hari, sangat mudah didapati penjaja kuah sie manok, dengan berbagai varian rasa.

“Tapi yang di Simpang Aneuk Galong ini, memiliki rasa khas dan spesifik”.

Komposisi rempah rempah Aceh pilihan begitu terasa dalam buraian kuah kentalnya. Begitu juga kualitas daging ayamnya, tidak hanya lembut dan empuk, tapi cita rasa rempah Aceh juga masuk dan menusuk ke seluruh lapisan daging ayam kuah itu.

Di banyak tempat, citarasa kuah dan dagingnya tidak menyatu, tapi tidak di tempat ini, cita rasa kuah dan dagingnya begitu terintegrasi.

Salah satu kekhasan kuah sie manoek Aneuk Galong ini adalah sensasi pedas yang terukur. Menjadi luar biasa dan rasa tidak terhingga ketika semuanya berpadu dalam setiap kunyahan: nasi putih yang lembut, kuah ayam khas Aceh Rayek yang sangat standar plus sensasi pedasnya. Pedas yang terukur tersebut menjadi lebih nikmat berkali lipat lagi ketika sesekali kunyahan nasi ayam ini kita selingi dengan menyeruput teh hangat.

Ya, bila anda pagi-pagi dari Banda Aceh menuju Arah Sigli, silakan singgah di tempat ini dan bisa menikmati rasa sensasi pedas “Sie Manoek Aneuk Galong”.

Penulis : Usamah El-Madny

Related posts