HAKIM PUISI

  • Whatsapp

Oleh: Muklis Puna

PUISI—

Hakim -hakim puisi gentayangan di alam maya
Kerisnya bak petir menyambar
Membedah apa saja jika tak sepadan dengannya
Membolak -balikkan bait -bait padu
Memenggal setiap aksara yang dianggap lebay

Hakim – hakim puisi tak bersertifikat gentayangan di alam maya
Kritiknya menghujam jantung penyair muda
Tata bahasa dan ejaan dianggap tuhan
Diksi -diksi impoten dibiarkan hilir mudik di antara rima dan bait

Hakim- hakim puisi berdesak – sesak di alam maya
Pena berdarah digemgam kuat laksana golok
Penyair muda dijadikan tumbal belajar
Bait -bait indah dibedah berdarah-darah
Dengan penuh sayatan, penyair muda melayat bangkai kreativitas

Hakim- hakim puisi telah memadamkan
kobaran sastra di bumi nusantara
Tunas -tunas sastrawan patah arang
Jatuh terpijak- pijak di antara ramainya maya
Angan tak berangan
Jiwa -jiwa satrawan melayang dari jasad
pesimis mencacah hidup

Hakim -hakim puisi gentayangan di alam maya
Menyulap penyair muda jadi penikmat
Mencabut hak cipta secara paksa
Membiarkan dirinya mejadi pengkaji
Walaupun ilmu baru seujung kuku

Lhokseumawe, 17 Mei 2016

Related posts