Jejak Malam

  • Whatsapp

Oleh : Muklis Puna

PUISI—

Di sini hanya sunyi
Suara deru mesin menggerek malam
Pengemis terlelap di bantaran malam
Lampu jalan mendesah dalam buaian bulan

Di sini
Di pinggang malam
Para garong menyasar kota
Mencari lengah pemilik toko
Mencongkel kunci peradaban
Mengeja malam merayap pada pagi

Kotaku lengang
Corona menghadang
Pejabat mendengkur
Gelandangan mengusung gubung
Mencari sandaran melepas penat
Sayup sayup telapak kaki bernyanyi

Tentang pagi yang belum datang
Tentang lambung perih melilit
Tentang warna lampu merah meredup
Tentang permohonan maaf pemilik warung
Tentang kulit penuh daki dan kuman

Di sini hanya sunyi
Tikus- tikus kota merajai malam
Bercengkrama tentang nasi basi
Mencumbui sampah di keheningan

Di sini hanya sunyi

Lhokseumawe, 5 Mei 2020

Related posts