Unsyiah Gelar Halalbihalal Bersama Sofyan Djalil

  • Whatsapp

BANDA ACEH—Sivitas akademika dan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA Unsyiah) menggelar halalbihalal di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (16/6/2020). Kegiatan ini diikuti oleh Sivitas Akademika dan alumni Unsyiah serta Forkopimda Aceh dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir sebagai penceramah Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Kepala BPN, Dr. Sofyan A Djalil, S.H., MA., MALD melalui saluran video conference dari Jakarta.

Ketua IKA Unsyiah, Sulaiman Abda, M.Si mengatakan, penyelenggaraan halalbihalal tahun ini sangat berbeda karena tamu undangan dibatasi serta pengaturan jaga jarak selama kegiatan berlangsung. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan pihaknya untuk menyambung silaturahmi serta memperkuat tali persaudaraan. Ia pun mengajak seluruh pihak yang hadir agar selalu bersatu, mengabaikan perbedaan agar dapat membangun dan memajukan Unsyiah, Aceh, dan Indonesia, terlebih dalam kondisi wabah Covid-19.

Read More



Hal senada juga diutarakan Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng.IPU, yang mengatakan selama wabah Covid-19 muncul, ini merupakan kali pertama Unsyiah menyelenggarakan kegiatan yang mengundang relatif banyak massa. Pelaksanaan halalbihalal dimaksudkan untuk menguatkan silaturahmi serta menjaga kekompakan keluarga besar Unsyiah.

“Diakui atau tidak, wabah Covid-19 telah mengubah banyak hal. Dampaknya menyentuh berbagai sendi pembangunan, dan secara tidak langsung menggerus sektor silaturahmi antarsesama,” ujar Prof. Samsul.

Sebagai institusi pendidikan, Unsyiah juga akan terus berkontribusi untuk menanggulangi wabah ini. Salah satunya dengan memfungsikan Laboratorium Penyakit Infeksi sebagai tempat untuk menguji spesimen swab Covid-19. Laboratorium ini dapat melakukan pengujian sebanyak 400 sampel per hari dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu 5 jam. Menurut Rektor, dalam kondisi terbatas saat ini, dibutuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan agar masa sulit ini dapat dilalui dengan baik. Ia berharap halalbihalal ini menjadi salah satu momentum untuk saling membantu dan menguatkan.

Sementara itu, Sofyan Djalil dalam tausiahnya mengajak para civitas akademika untuk selalu memperbaiki diri setiap harinya dan membuang pikiran negatif. Menurutnya pikiran negatif dapat membawa dampak buruk bagi ruh, perangai, dan waktu yang dihabiskan pada sesuatu yang tidak produktif.

“Jika kita selalu dipenuhi dengan energi negatif, sangat sulit untuk melakukan perubahan dan pembangunan,” ujarnya. (Humas Unsyiah/fer)

Related posts