Meski Sudah 0 PDP, Namun Tetap Waspada

  • Whatsapp

Oleh :  M. Sanusi Madli*

OPINI—Meskipun Aceh sudah tidak ada lagi PDP, namun kita tetap waspada, mudah mudahan dengan kewaspadaan, dengan mematuhi berbagai anjuran pemerintah perihal upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Aceh benar benar terbebas dari Corona.

Read More



Dengan berakhirnya PDP kemaren di RSUZA, jangan sampai membuat kita sombong, angkuh sehingga mengabaikan seluruh anjuran protokol, bila rasa sombong terjadi, seruan protokol tidak lagi kita jalankan dengan baik, tidak menutup kemungkinan, kisah Aceh berpeluang tragis seperti negara lain, na’uzubillah.

Kepatuhan dan kedisiplinan kita semua dalam menjalankan aktifitas sesuai protokol, insya Allah covid-19 akan berakhir di Aceh, insya Allah, namun sebaliknya, bila kita tidak disiplin serta tidak patuh, Bom Waktu bagi kita.

Mudah mudahan dengan segala ikhtiar yang kita lakukan, covid-19 berakhir, kita akan menyambut bulan suci Ramadhan dengan jiwa yang tenang dan gembira, namun bila sebaliknya, tidak mematuhi berbagai anjuran dan protokol pencegahan covid-19, tidak menutup kemungkinan, penyambutan serta suasana ramadhan sungguh diluar yang kita harapkan, syiar dan suasana ramadhan tidak dapat kita rasakan sebagaimana mestinya, buka puasa bersama, tarawih bersama hingga ‘itiqaf tidak lagi dapat dilakukan bersama sama dalam suasana yang istimewa.

Lebih sedih lagi bila idul fitri tiba, sementara covid-19 masih bergentayangan disekitar kita, tentu ini akan menjadi hari hari yang penuh rasa duka, gelisah serta mengguncang jiwa.
Para perantau diharapkan untuk tetap diperantauan, yang sudah berkumpul dikampungpun tidak bisa menjalankan aktivitas dengan nyaman, tenang dan penuh gembira sebagaimana biasanya.

Sebagai manusia, kita tidak pernah tau kapan cobaan ini akan berakhir, sebagai manusia, kita juga tidak pernah tau, bagaimana nasib kedepan, tapi Allah sudah mengilhamkan pikiran kepada kita semua agar dapat berfikir serta berikhtiar mencari jalan keluar, ikhtiar yang diiringi dengan do’a mampu mengubah takdir, ikhtiar itu perintah, hasil akhir Allah yang tentukan.
Wallahu’alam…

Semoga Allah segera membebaskan kita semua dari wabah ini.
Mudah mudahan ujian ini membuat ummat islam semakin dekat dengan Allah, menjauhi maksiat dan merutinkan taubat, bagi orang yang beriman percaya, dengan bertaubat, memohon ampun kepada Allah serta berusaha menjalani protokol, insya Allah bala/bencana/wabah akan segera berakhir, insya Allah.

Penulis adalah Sekretaris Dayah Al ‘Athiyah Banda Aceh, Operator Sidara, Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh, Ketua Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Dakwah (LPPD) Aceh.



Related posts