Positif Covid 19 Bukan Aib, Jangan Kucilkan Mereka

  • Whatsapp

OPINI—Dalam tiga hari terakhir, kasus covid di Aceh meningkat tajam, hampir setiap Kabupaten Kota di Aceh mengalami peningkatan angka pasien terkomfirmasi positif covid-19, sampai dengan akhir juli 2020, angka yang terkomfirmasi positif sejak maret 2020 mencapai 415 kasus.

Meningkatnya kasus covid di Aceh juga dapat berpeluang mengganggu keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat, mengingat masih ada stigma negatif terhadap pasien covid-19 beserta keluarganya di kalangan masyarakat.

Read More



Baca juga : Kasus Covid 19 Melonjak Tajam

Informasi yang beragam dan bahkan berlebihan di media sosial membuat masyarakat salah dalam menyikapi pandemi ini, termasuk dalam hal memperlakukan keluarga pasien di lingkungan mereka, keharmonisan sosial sangat mempengaruhi kesembuhan pasien.

Positif Covid bukan lah aib, baik bagi keluarga maupun bagi gampong (desa), karena itu tidak baik bila ada masyarakat yang mengucilkan pasien beserta keluarga nya, justru saat inilah para warga harus menunjukkan kelas sosial nya, berperan untuk memberi dukungan serta semangat bagi warga lainnya yang sedang mengalami ujian, karena dukungan, semangat dari tetangga dapat menumbuhkan rasa bahagia dan optimisme, kebahagiaan dapat meningkatkan imunitas tubuh, imun yang kuat berpeluang besar mengalahkan virus, hingga mempercepat proses penyembuhan.

Baca juga : Tastafi dan Ormas Islam Gandeng Dua Hotel

Dukungan bisa dilakukan dengan memberikan perhatian, baik secara langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona maupun dengan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada.

Namun sebaliknya, bila tetangga menanggapi secara negatif, mengucilkan dan lain sebagainya, akan membuat sang pasien tertekan, bila tertekan maka imunitas tubuhnya menurun, ketika imun menurun, saat itulah masa rentan virus menyerang, secara tidak langsung, prilaku kita sudah membuat tetangga kita semakin menderita serta semakin terancam dari serangan virus.

Kita juga harus menyadari bahwa tidak ada masyarakat yang menginginkan diri nya atau keluarganya terinfeksi virus ini, karena itu mari kita beri semangat kepada saudara kita yang sedang mengalami ujian, hibur dan bahagiakan mereka, kita yang sehat bisa membantu dan memberikan dukungan, bukan mengucilkan termasuk keluarga mereka. bersama kita bisa melawan covid-19.

Selanjutnya, kasus covid tidak boleh membuat kita panik namun tetap waspada, karena kepanikan juga dapat mempengaruhi imun tubuh, karena itu saling mendukung antar sesama sangat dibutuhkan dan jangan lupa tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Penulis : Sanusi Madli.



Related posts

Paris

Paris