Tingkatan Sedekah, Sesuai Kemampuan

  • Whatsapp

Oleh : M. Sanusi Madli*

OPINI—Semua yang ada dibumi ini memiliki tingkatan, dari kecil, sedang, besar, dan seterusnya, dari fakir, miskin, sederhana, kaya, dan seterusnya, bahkan ketika Allah menciptakan bumi pun ada tingkatan kekuatan antar ciptaan Nya, sebagaimana dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Anas Bin Malik, Rasulullah Bersabda, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar, lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepada nya, ternyata bumi pun terdiam.

Read More



Para malaikat terheran heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan Mu yang lebih kuat dari gunung?

Allah menjawab, “Ada, yaitu besi,” para malaikat pun kembali bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan Mu yang lebih kuat dari besi? Allah Menjawab, “ Ada, yaitu api,” para malaikat pun kembali bertanya, “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan Mu yang lebih kuat dari api? Allah menjawab, “Ada, yaitu air,”

“Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan Mu yang lebih kuat dari air?” Allah menjawab, “ Ada, yaitu angin,”. Akhirnya para malaikat bertanya lagi, ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan Mu yang lebih dari semua itu?, Allah menjawab, “Ada, yaitu amal anak adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya,”.

Abu Musa Al Asy’ari berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Tiap muslim wajib bersedekah.”

Sahabat bertanya, “jika tidak dapat?”, Nabi Menjawab, “Bekerjalah dengan tangannya yang berguna bagi dirinya dan ia dapat bersedekah,” sahabat bertanya lagi, “jika tidak dapat?” “membantu orang yang sangat membutuhkan,” jawab Rasulullah.

Sahabat bertanya, “jika tidak dapat?”, Nabi Menjawab, “Menganjurkan kebaikan,” Sahabat bertanya, “jika tidak dapat?”, Nabi Menjawab, “Menahan diri dari kejahatan, maka itu sedekah untuk dirinya sendiri. (HR. Bukhari).

Dari hadis diatas kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa ada empat tingkatan sedekah sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, tingkatan ini sebagai cara bagi orang yang belum mampu bersedekah dengan harta, uang maka dapat bersedekah dengan cara yang lain, alternatif ini membuat kaum muslimin dapat memilih cara meraih pahala sedekah menurut kemampuan masing masing dan jangan bersedih hati bagi yang tidak mampu secara harta.

Pertama, bekerja dengan sungguh sungguh hingga memiliki harta yang banyak, dengan harta tersebut ia bersedekah, hal ini bisa jadi pilihan bagi orang yang memiliki kemampuan dibidang harta.

Kedua, membantu orang yang sangat membutuhkan, baik secara finansial maupun secara tenaga, misalnya kita memiliki kemampuan sebagai tukang, disudut desa ada rumah orang miskin yang atap nya sudah bocor, sehingga ketika hujan airnya merembes kedalam, maka membantu memperbaiki tanpa mengharap imbalan dari nya juga bagian dari sedekah.

Ketiga, menyuruh kepada kebaikan, kebaikan yang dilakukan oleh seseorang karena perintah atau anjuran kita, itu juga akan menjadi sedekah, bila seseorang melakukan kebaikan atas anjuran kita, maka kita akan mendapatkan pahala sebagaimana kebaikan yang ia lakukan.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala nya sedikit pun. Barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, maka ia pun akan menanggung dosa yang sama dengan dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikit pun,” (HR. Muslim).

Keempat, menahan diri dari perbuatan yang buruk yang dapat menjerumuskan nya pada kezaliman, itu juga sedekah, menahan diri dari perbuatan buruk bukan lah hal yang mudah, diperlukan jiwa istiqamah yang tinggi, karena itu Ramadhan hadir sebagai momentum kita melakukan latihan menahan diri dari hal hal yang membinasakan pahala puasa dan diri sendiri.

Karena itu, sedekah tidak hanya dimaknai dengan mengeluarkan sejumlah harta ataupun uang, tetapi semua amal kebaikan yang kita lakukan, seperti membersihkan lingkungan, membuang duri di jalan, bersikap santun, mengajak orang lain pada kebaikan, bahkan senyum terhadap saudara adalah sedekah.

Karena itu, mari kita terus meningkatkan semangat bersedekah dibulan yang penuh berkah ini, dengan kemampuan yang kita miliki, syukur syukur bila ke empat empat tingkatan itu bisa kita lakukan.

Penulis : Sekretaris Dayah Al ‘Athiyah Banda Aceh, Operator SIDARA, Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh, Ketua Lembaga Pelayanan Pengembangan Dakwah Aceh.

Related posts