Literasi di SDN Seulimum, Aceh Besar

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Pada rabu, 13 Februari 2019 merupakan jadwal kunjungan ke SDN Seulimum, Aceh Besar.

Jarak antara Kota Banda Aceh tempat tinggal saya ke tempat tujuan lebih kurang 51,1 Km, merupakan jarak yang tidak terbilang dekat apabila menggunakan sepeda motor, ditambah lagi cuaca yang sangat panas di siang hari, oleh karena itu saya kesana harus menggunakan kendaraan roda empat.

Read More





Teringat WA semalam dari teman saya waktu sama-sama mengikuti IN (Instruktur Nasional) di Batam, “Kak, besok kita reunian ya” katanya.

Ini juga salah satu manfaat bagi kami Tim Literasi dapat menyambung tali silaturahmi sesama guru maupun tenaga kependidikan di Aceh Besar, khususnya saya sendiri yang sudah lama tidak berjumpa dengan teman saya selama lebih kurang tiga tahun.

Sebagaimana Sabda Rasullullah SAW : “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (silaturrahmi)” ( HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadist tersebut sangat jelas bahwa silaturahim menyebabkan seseorang masuk ke dalam surga.

Jam dinding menunjukkkan pukul 07.00 pagi, saya bergegas berangkat sekolah. Setelah mengontrol kelas, langsung menuju ke sekolah di tempat yang lama saya bertugas sebelum pindah ke sekolah saya mengajar sekarang untuk tanda tangan SKP.

Karena Rencana hari ini, nantinya dari SDN Seulimum bisa langsung ke Kota Jantho, sebagai pusat pemerintahan kabupaten Aceh Besar untuk melengkapi berkas kenaikan pangkat, karena jarak antara kecamatan Seulimum dengan Kota Jantho lebih kurang 8 Km, lebih dekat dibandingkan dari Kota Banda Aceh tempat tinggal saya.

Kegiatan berlangsung di Aula KKG SDN Seulimum, turut hadir kepala sekolah Siti Rahah, S.Pd dan beberapa orang guru kelas serta guru bidang yang mendampingi siswa.

Jumlah siswa yang mengikuti di Aula 73 orang, karena kapasitas aula tersebut hanya dapat menampung maksimal 100 orang.

Kegiatan hari ini dibuka oleh Alissia Mevta, beliau juga salah satu Tim Literasi Aceh Besar jenjang SMP, “menulis itu sebenarnya mudah, tulis dan tulis, janngan takut salah, apa yang kita pikirkan, tulis saja”, paparnya.

Beliau juga mengungkapkan bahwa menulis adalah berbicara yang diaplikasikan dalam bentuk tulisan.

Dilanjutkan dengan penjelasan pengertian literasi, manfaat dan tujuan dari kegiatan ini yang disampaikan oleh Anissatul Fajri, S.Pd.

Sedangkan untuk materi Cermin dan Cerpen disajikan oleh saya sendiri. Beberapa ciri dari cerpen yaitu memakai kalimat sederhana, menceritakan tentang kehidupan sehari-hari, saya melakukan penekanan pada ciri tersebut sehingga semua yang siswa alami sehari-hari dapat ditulis dalam bentuk cerpen, baik yang terjadi pada dirinya sendiri maupun di lingkungan sekitar mereka.

Dari penjelasan ini dapat mengubah persepsi siswa bahwa menulis itu sulit, ternyata menulis itu tidak serumit yang dibayangkan.

Di tengah kegiatan berlangsung hadir pula Rusydi, S.Ag selaku koordinator Tim Literasi Aceh Besar, lalu beliau memberikan motivasi kepada siswa “apabila kita ada kemauan pasti ada jalan” , mereka juga bisa menuiskan tentang kerakteristik daerahnya sendiri, begitulah penjelasan beliau.

Selama kegiatan , siswa mengikuti dengan serius. Saat siswa sudah mulai menulis, tiba-tiba guru di SD tersebut meminta kami Tim Literasi juga memberikan motivasi dan arahan kepada kelas-kelas yang lain.

Lalu kami berpencar masuk ke dalam dua kelas yang berbeda untuk menjelaskan hal yang sama seperti di dalam aula.

Sementara itu Rusydi S, Ag dan Ailisa Mevta, S.Pd tetap berada di Aula untuk memberi arahan kepada siswa yang sedang menulis.

Sementara di dua kelas masuk Anissatul Fajri, S.Pd dan saya, masing-masing berada pada kelas yang berbeda.

Begitu besar rasa ingin tahu tentang literasi ini sehingga jumlah peserta yang mengikuti acara hari ini semuanya berjumlah 140 siswa.

Setelah siswa selesai menulis, seperti biasa Tim II mempersilakan beberapa siswa mempresentasikan karyanya. Setiap siswa yang tampil selalu disambut oleh tepuk tangan yang meriah dari teman-temannya sehingga dapat menambah semangat kepada teman yang berada di depan.

Kemudian sebagai penutup dilakukan acara foto bersama antara Tim II Literasi, para dewan guru dan siswa calon-calon penulis buku dari SDN Seulimum Aceh Besar.

Penulis : Sri Afriani, S.Pd

Related posts