Pemda Bireuen Hibah 4,6 Hektar Tanah untuk Kemenag

  • Whatsapp

Bireuen — Pemerintah kabupaten Bireuen menghibahkan 4,6 hektar tanah atau 45.754,16 meter persegi, yang merupakan aset Pemda Bireuen kepada Kementerian Agama Republik Indonesia.

Prosesi penyerahan tersebut dilakukan oleh Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar Agani MSi dan diterima oleh kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, di aula Kankemenag Bireuen, Rabu (23/9/2020) malam, saat pembukaan kegiatan penyusunan PAGU alokasi anggaran program bimbingan masyarakat Islam tahun 2021 dan serah terima aset pemerintah daerah kabupaten Bireuen kepada Kemenag RI.

Tanah yang terbagi dalam 16 persil tersebut terletak di lokasi terpisah dalam beberapa kecamatan di kabupaten Bireuen, sesuai keputusan Bupati Bireuen nomor 399 tahun 2019 tentang penetapan barang milik daerah pemerintah Kabupaten Bireuen kepada Kemenag RI, sebagaimana dibacakan kepala dinas pertanahan kabupaten Bireuen, Hanafiah SP.

Pembukaan kegiatan penyusunan PAGU alokasi anggaran program bimbingan masyarakat Islam tahun 2021 serta serah terima aset pemerintah daerah kabupaten Bireuen kepada kementerian agama republik Indonesia.

Turut hadir pada acara tesebut, kakankemenag Bireuen, Drs H Zulkifli Idris MPd; kabid  urais binsyar, Marzuki SAg; kabid PD pontren, Drs H Maiyusri; kasubbag TU, Iskandar SHI; para kasi dan penyelenggara, serta peserta kegiatan penyusunan PAGU alokasi program bimas Islam dari 10 kabupaten/ kota di wilayah timur-tengah Aceh.

Bupati Bireuen, Muzakkar di awal sambutannya menceritakan romantisme sejarahnya bersama “Iqbal kecil,” semasa di Gampong. Kemudian Ia mengucapkan selamat kepada Dr H Iqbal SAg MAg, yang beberapa waktu lalu telah dilantik sebagai kakanwil Kemenag Aceh baru.

Lebih lanjut Muzakkar mengatakan, dalam rangka penataan aset pemerintah, perlu dilakukan pendataan dan pengadministrasian aset daerah dengan baik dan benar. Termasuk ketika aset-aset tersebut dihibahkan kepada lembaga lain, katanya.

Kepada kakanwil Kemenag Aceh yang baru, Ia berpesan agar dalam mengelola pendidikan dan layanan keagamaan harus punya gagasan baru, khususnya dalam membina proses pendidikan di kabupaten ini.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengajak kemenag Bireuen untuk duduk bersama para ulam Dayah dalam rangka mencanangkan program “Bireuen Kota Santri,” sebagaimana disuarakan Abu-abu dari Dayah selama ini.

Sementar itu kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Bireuen atas kepeduliannya kepada kementerian agama dengan menyerahkan begitu banyak aset.

Ia meminta agar Bupati juga bersedia membantu madrasah-madrasah swasta yang ada di Boreuen. Menurutnya, untuk membangun sarana untuk madrasah swasta, pihaknya tidak memiliki anggaran yang cukup.

“Kalau kita berharap banyak kepada bapak Bupati Muzakkar untuk mendukung program-program kementerian agama, saya kira kita tidak salah orang,” kata Iqbal.

Karena itu Ia berharap, kakankemenag terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan bupati dan pihak pemerintah daerah dalam rangka membangun pendidikan dan layanan keagamaan lainnya di kabupaten Bireuen.[Farizal]

Related posts