Pentingnya Editor Dalam Sebuah Tulisan 

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | BANDA ACEH————Editor yang baik, membuat pembaca sehat dan selamat.

Bayangkan kalau ada kalimat lebih dari 25 kata, atau bahkan lebih dari itu, tanpa ada tanda baca setengah pun. Mungkin akan sesak napas pembaca. Apalagi mereka yang punya riwayat penyakit sesak. Bisa ditebak bagaimana _meumoeh_ pembaca, dan tak teratur saluran pernapasan.

Nah! Bila ada yang meninggal karena membaca teks, maka editor harus tanggung jawab.

Tetapi berkat ada editor, tulisan jadi nyaman dibaca, teratur, mudah dipahami dan tak membutuhkan nafas panjang untuk satu kalimat. Berbeda dengan azan, membutuhkan nafas panjang dan merdu. Itu pun tidak menjamin jamaah akan ramai sebab azan merdu.

Seorang editor, dapat memberikan keamanan publik. Misal, media menerima beragam artikel setiap harinya. Artikel itu pun tidak semuanya berisi pesan baik. Banyak opini yang menyudutkan pihak lain, yang tidak mustahil akan merusak kedamaian masyarakat.

Di media Serambi Indonesia, banyak sekali opini pihak lain masuk, tujuannya merusak reputasi seseorang atau kelompok. Bahkan ada artikel yang dikirim oleh penulis, namun tidak berniat memperkeruh suasana publik, tetapi justru dinilai dapat merusak kedamaian dalam pandangan editor (media). Maka di sini editor akan memainkan perannya sebagai juru pendamai.

Di samping banyaknya fungsi editor, ada satu lagi pentingnya editor, yaitu menyelamatkan bahasa, baik Aceh atau Indonesia.

Sebab itu, menjadi editor yang taat agama juga menjadi amal saleh yang patut dikembangkan.

Masih menganggap menjadi editor tidak penting? Belum lagi saya sebutkan bahwa editor dapat mengumpul pundi-pundi rupiah secara santai.

Jadilah editor saleh!

Mari!

Abu Teuming
Direktur K-Samara

Related posts