Bertamasya

  • Whatsapp

Oleh : Annisa Ultaqia ( SISWA KELAS V SDN PIYEUNG )

CERMIN—-Minggu pagi yang cerah aku pergi tamasya bersama keluarga, kami sepakat tamasya kali ini ke laut saja. Kami sekeluarga berangkat tamasya dengan mobil.

Read More





Aku sudah tidak sabar ingin segera tiba ke laut, dalam mobil kami asyik bersenda gurau dan saling bercerita.Tidak terasa akhirnya sampai juga ke tempat yang dituju.

Begitu tiba kami sangat gembira, sudah tidak sabar ingin ganti pakaian, setelah ganti pakaian aku dan saudaraku langsung lari terjun ke air.

Ombaknya cukup besar-besar, sesekali kami terhempas ke pinggir pantai, tapi kami tidak tatkut dengan perasaan senang dan berpegangan tangan akau dan saudaraku loncat-loncatan sambil berenang.

Nisa!. Ayo berhenti mandinya ,itu ombak besar- besar sekali !teriak ibuku.

Ya bu ! nanti sebentar lagi, jawabku.
Karena asyik sekali mandi laut kami tidak menghiraukan perintah ibu.

Tiba- tiba terasa kakiku ada yang menggigit.

Aduh!, kakiku sakit ! aku menangis berteriak kesakitan.Ternyata kakiku di gigit kepiting laut.

Ibu menghampiriku dan berkata.

Sudah Ibu bilang berhenti dulu mandinya ini sudah waktu shalat Zhuhur!.

Kata ibu.
Ya bu!.Maaf, ini gara-gara aku tidak mendengar nasehat ibu,

Maafkan aku Bu !.
Aku dan saudaraku pergi untuk ganti pakaian basah, kami semua melaksanakan shalat bersama, dan juga makan siang bersama di pondok tepi pantai. Tidak lupa juga kami pesan jajanan diwarung yang ada dipantai.

Selesai makan siang aku minta sama ibu untuk mandi lagi. Sambil sesekali mencebur ke laut kami mencari keong di tepi pantai untuk dibawa pulang.

Hari hampir petang, terdengar suara ibu lagi memanggil-manggil kami untuk berhenti mandi karena sudah menjelang sore dan waktunya pulang.

Setelah ganti pakaian aku membantu ibu membereskan kembali barang bawaan supaya tidak ada yang tertinggal.

Sungguh bahagia tamasya kali ini bersama keluarga, aku bersyukur sampai saat ini masih memiliki keluarga yang sayang kepadaku.

Semoga nanti kami dapat bertamasya bersama lagi dan Tuhan selalu memberikan kesehatan kepada semua keluargaku.

Related posts