DR Silahuddin : Membangun Fisik Penting, Namun Membangun Kapasitas Guru Jauh Lebih Penting

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Pelatihan kurikulum k-13 bagi guru PJOK ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Besar DR Silahuddin MAg di Hotel Hijrah pada kamis malam (11/10/2018).

DR Silahuddin M.Ag menyampaikan dalam sambutannya membangun gedung maupun sarana dan prasarana lainnya penting namun membangun kapasitas guru jauh lebih penting.

“Dalam waktu singkat ini saya ingin mencurahkan pikiran saya, tenaga saya untuk pendidikan Aceh Besar, “tegasnya.

Kadisdikbud menambahkan ada tiga aspek metode pembelajaran yang paling penting, pertama : ta’lim yaitu bagaimana cara mengajar yang baik.

“Dalam hal ini menekankan bagaimana guru yang pandai bisa memandaikan anak-anak didiknya dan yang seperti ini jauh lebih penting, “jelasnya.

Yang kedua : tarbiyah, seorang guru bukan hanya mengajar semata, namun juga harus tahu bagaimana cara mentransfer ilmu yang baik kepada peserta didik.

Sementara yang ketiga : ta’dip yaitu bagaimana seorang guru menjadi uswatun hasanah atau role of model, guru menjadi contoh yang baik untuk anak didiknya.

Sementara itu koordinator panitia Cut Jarita Susanti, SPd yang juga kepala seksi kurikulum Disdikbud Aceh Besar menyampaikan apresiasi penuh kepada peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dengan serius selama empat hari penuh.

“Kami berharap bapak ibu bisa menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama pelatihan berlangsung di sekolah masing-masing nantinya, “tutup Cut Jarita.

Related posts