Gerakan Literasi di SDN Samahani

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH BESAR—Pada pagi rabu ceria tanggal 13 Februari 2019 merupakan hari ke empat tim I literasi Aceh Besar turun ke sekolah untuk sosialisasi gerakan membaca dan menulis (literasi) pada sekolah program SPT jenjang SD.

Hari begitu cerah, jam 7.15 saya sudah berada di sekolah, saya disambut oleh dewan guru dan kepala sekolah Bapak Nasruddin,S.Pd serta disalami oleh siswa-siswi.

Read More





Bapak koordinator tim literasi Aceh Besar Bapak Rusydi SAg dengan sigap dan gerak cepat mendokumentasikan kegiatan pagi di sekolah tersebut.

Aktifitas pagi yang saya lihat mereka bersama-sama membacakan asmaul husna dan membaca nama-nama surat dalam Al-qur’an.

Hasil bincang-bincang dengan kepala sekolah aktifitas sebelum jam 8.00 wib atau sebelum belajar yaitu hari Senin bendera, Selasa baca ayat pendek, hari Rabu membaca Asmaul-Husna, hari Kamis membaca Juz-‘Amma, hari Jum’at membaca Yasin, dan hari Sabtu senam pagi.

Pelaksanaan acara dilakukan didalam ruangan kelas, karena gugus Samahani tidak memiliki ruang pertemuan, dan di SD Samahani tidak memiliki ruang pustaka khusus, ruang pustaka di fungsikan dengan ruang guru.

Jumlah peserta dalam gerakan literasi di SDN Samahani sebanyak 66 siswa dari kelas IV, V, dan VI serta tiga orang guru pendamping.

Tim, guru dan siswa bersama-sama menuju keruang kelas dimana kegiatan diadakan. Langsung saja kepala sekolah membuka acara dengan menyampaikan bahwa siswa harus mengikuti dengan serius memperhatikan ketika tim menjelaskan tentang literasi, dan kita harus bersama-sama menuju kearah yang lebih baik.

Dilanjutkan arahan dari Bapak koordinator tim literasi, program literasi di sekolah SPT merupakan program literasi dinas, dengan harapan ke depan siswa mampu berkarya sampai menghasilkan buku.

Siswa mampu mengabadikan pengalaman pribadi, dan lainnya. Selama ini kita hanya membaca karya orang lain, jadi mari sekarang kita berkarya dan membaca buku karya sendiri. Jadikan membaca dan menulis sebagai budaya untuk berhijrah dengan hal positif untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sesi sosialisasi dilanjutkan oleh saya dan dibantu oleh ibu Lisa Fiyerni,S.Pd. Sosialisasi berlangsung tertib, walaupun di dalam ruangan yang agak sempit, siswa memperhatikan dengan serius, tidak lupa diselingi dengan menyanyi lagu “ literasi” bersama.

Tim sepakat dengan siswa di sekolah tersebut untuk menulis cerita mini, dan memberikan waktu selama satu jam kepada siswa untuk menulis, mengingat tempat duduk yang berdesakan tim dengan sekolah sepakat untuk membuat dua ruangan, siswa laki-laki semuanya dimasukkan kedalam ruang kelas yang lain.

Selesai siswa selesai menulis cerita mini (cermin) tim memilih karya siswa-siswi yang baik untuk sampel presentasi.

Satu orang siswi yang karyanya sangat bagus diantara yang lainnya yaitu Dara Arsita siswi kelas VI dengan judul cermin “bersikap jujur”.

Penutupan sesi tim menjelaskan kepada guru dan siswa bahwa sekolah dengan tim akan selalu berkoordinasi untuk merampungkan karya siswa selama dua bulan hingga menghasilkan karya menjadi sebuah buku ber-ISBN, serta dilakukan penilaian untuk perlombaan di bulan Juli 2019, dan September nanti di hari HARDIKDA akan diumumkan pemenang beserta reward untuk tingkat sekolah SPT.

Penulis : Juwita SPd

Related posts