Guru Terpencil Harapkan Perhatian Pemerintah Aceh

  • Whatsapp

SANTERDAILY.COM | ACEH UTARA —Sejumlah guru jenjang pendidikan dasar yang bertugas di daerah terpencil dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara mengharapkan Pemerintah Aceh agar memberikan perhatian kepada mereka dalam bentuk tunjangan kesejahteraan.

Hal itu dikemukakan Sekretaris IGI Aceh Utara, Khaidir Rasyid SE kepada media ini, Jumat (30/11/2018).

Dikatakan, selama ini pihaknya banyak menerima keluhan dari guru-guru yang bertugas di daerah terpencil.

“Mereka merasa seperti dianak tirikan,” tegas Khaidir.

“Guru dikdas memang bukan wewenang pemerintah Aceh, namun mereka juga perlu diperhatikan kesejahteraannya demi terwujudnya Program Aceh Carong,” tegas Khaidir yang juga bertugas di daerah terpencil, tepatnya di SMPN 5 Langkahan.

Sebelumnya, guru ditempat ia bertugas memperoleh tunjangan khusus dari pemerintah pusat yang besarnya satu kali gaji pokok untuk PNS dan 1.5 juta untuk non PNS.

“Namun sejak tahun 2017 tunjangan tersebut tidak diberikan lagi,” sebutnya.

“Kami sudah pernah menanyakan langsung ke pihak Kemdikbud, mereka beralasan, penetapan daerah khusus termasuk daerah terpencil, ditetapkan oleh Kementerian Pembangunan dan Daerah Tertinggal. Jadi aneh, sekolah kami yang betul-betul berada di daerah terpencil justru tidak masuk,” bebernya.

Oleh karena itu, dia berharap agar Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pendidikan Aceh punya inisiatif untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkas Khaidir. [Rel]

Related posts